Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disorot, Wamendagri: Semua Kebijakan Harus Sesuai Koridor Hukum

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengingatkan seluruh kepala daerah agar setiap langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap berada dalam koridor hukum serta mengedepankan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH).

Pernyataan itu disampaikan oleh Bima Arya untuk menanggapi sayembara untuk  menangkap begal yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

BACA JUGA:'Mimpi yang Jadi Kenyataan', Curahan Hati Mitchell Baker usai Debut di Timnas Indonesia

"Saya kira teman-teman kepala daerah harus memastikan bahwa semua berjalan dalam koridor hukum, memastikan bahwa sistem itu bekerja dan melakukan koordinasi antara pemerintah daerah dengan aparat. Itu yang paling pokok, yang maksimal," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia menilai kepala daerah dapat menghadirkan berbagai inovasi dalam menangani persoalan keamanan di wilayahnya.

Namun, inovasi tersebut tidak boleh mengesampingkan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum.

BACA JUGA:Drakor Terbaru tvN 'My Bias, My Boss' Kapan Tayang? Cek Jadwal dan Sinopsisnya di Sini

"Jadi mungkin ada kreasi-kreasi inovasi lain, tetapi setidaknya tidak kemudian mengurangi arti koordinasi dengan APH karena itu yang sangat terpenting," katanya.

Eks Walikota Bogor ini menegaskan, koordinasi antara kepala daerah, jajaran pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.

"Koordinasi kepala daerah bersama APH di daerah dan jajaran pemda itu sangat penting," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM membuat sayembara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta bagi warga yang dapat menangkap begal dalam keadaan hidup.

BACA JUGA:Tanggal Merah dan Libur Nasional Agustus 2026 Menurut SKB 3 Menteri, Ada Long Weekend?

Sayembara ini digelar mengingat maraknya aksi begal di Jawa Barat terutama di Bandung Raya.

“Saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok, kami siapkan hadiah dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” kata KDM melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Kamis, 23 Juli 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan Pastikan Ancaman El Nino Godzilla Tak Ganggu Stok Pangan Nasional
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
[FULL] Analisis Laode M. Syarif dan Ito Sumardi soal Emas 74 Kg dan Uang di Kasus Eks Jampidsus
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Berkat Pemberdayaan BRI, KAINRATU Bawa Tenun Troso Tembus Pasar Global
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta-Agung Sedayu Group Tanam 21 Ribu Mangrove di 5 Titik
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peneliti Celios Mengaku Khawatir dengan Sosok Pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.