Indonesia-Korsel Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan di APEC di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

TIONGKOK, DISWAY.ID – Indonesia dan Korea Selatan sepakat memperkuat kerja sama kehutanan berkelanjutan dalam pertemuan bilateral yang digelar di sela APEC Forestry Ministers’ Meeting (FTMM) 2026 di Shenzhen, Tiongkok, Senin, 27 Juli 2026.

Pertemuan mempertemukan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, dengan Commissioner of the Korea Forest Service, Park Eun-sik. 

Kedua negara membahas penguatan kerja sama teknis dalam pengelolaan hutan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, serta peningkatan kapasitas menghadapi dampak perubahan iklim.

Laksmi Wijayanti menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Korea Selatan terhadap pembangunan sektor kehutanan di Indonesia. Menurutnya, hubungan yang telah terjalin baik perlu terus diperkuat untuk menghadapi tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks.

BACA JUGA:Gempa M 6,8 di Jepang, 200 Orang Terjebak di Runtuhan Aeon Mall Kumamoto

“Kami memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar kawasan hutan. Karena itu, kerja sama Indonesia dan Korea Selatan menjadi semakin penting,” ujar Laksmi.

Sementara itu, Commissioner of the Korea Forest Service, Park Eun-sik, menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis Korea Selatan di sektor kehutanan. 

Ia mengungkapkan, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menjadi lokasi Forest Service Center Korea Forest Service di luar negeri, sebagai bukti eratnya hubungan kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Park juga membagikan pengalaman Korea Selatan menghadapi dampak perubahan iklim. Tahun lalu, negaranya mengalami kebakaran hutan terbesar dalam sejarah yang menghanguskan ratusan ribu hektare kawasan hutan dan menimbulkan korban jiwa. Setelah itu, Korea Selatan juga dilanda bencana tanah longsor besar saat musim hujan.

BACA JUGA:Meski Ancaman Tsunami Dicabut, Gempa Jepang M 6,8 Guncang Wilayah Barat Daya, 60 Ribu Orang Mengungsi

Menurut Park, pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga harus mampu melindungi masyarakat dan mendukung perekonomian lokal. 

Kesamaan tantangan itu membuka peluang bagi Indonesia dan Korea Selatan untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi.

Menutup pertemuan, Laksmi menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kelestarian hutan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Karena itu, diperlukan berbagai skema yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat agar hutan tetap terjaga.

“Jika masyarakat tidak merasakan manfaat dari hutan, tekanan terhadap kawasan hutan akan terus meningkat. Konservasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan bilateral ini menegaskan komitmen Indonesia dan Korea Selatan untuk terus memperkuat kemitraan di bidang kehutanan berkelanjutan, pencegahan kebakaran hutan, adaptasi perubahan iklim, serta pemberdayaan masyarakat. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Ruang Kelas SD di Semarang Rusak Dihantam Pohon Tumbang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara Akan Dilibatkan dalam Pengambilan Keputusan KKSK Usai Pengunduran Diri Perry Warjiyo
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Ada Trek Khusus Belgia di Pabrik Mazda Indonesia
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 3 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Sinopsis LAUTAN CINTA SCTV Episode 37, Hari Selasa 28 Juli 2026: Miranda Ingin Gugurkan Kandungan, Satria Akhirnya Bertemu Keluarga Kandung
• 5 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.