Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku belum mengetahui nama-nama calon yang akan mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.
Menurutnya, proses penentuan sosok pengganti sepenuhnya mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya tidak tahu," kata Purbaya saat ditemui di Kantor LPS, Jakarta, Selasa (28/7).
Ketika kembali ditanya apakah sudah ada nama yang mengerucut, Purbaya kembali menjawab singkat. “Belum tahu,”.
Purbaya juga merespons isu yang menyebut dirinya menjadi salah satu kandidat untuk menduduki kursi Gubernur BI.
Purbaya menepis spekulasi tersebut dan menyebut kabar serupa sudah lama beredar, namun tak pernah menjadi kenyataan.
“Itu mah kalau saya isu abadi, isu masuk ke sana-sini, aslinya nggak pernah jadi,” ujarnya.
Mengenai rekomendasi sosok yang layak memimpin BI, Purbaya enggan berspekulasi. Ia menegaskan pemerintah akan mengikuti keputusan Presiden Prabowo dalam menentukan pengganti Perry Warjiyo.
“Kita ikuti perintah bapak Presiden,” katanya.
Di sisi lain, Purbaya memastikan pemerintah telah mengantisipasi potensi sentimen pasar menyusul pengunduran diri Perry. Melalui koordinasi di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pemerintah ingin menunjukkan bahwa arah kebijakan ekonomi tetap konsisten.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga kepercayaan pasar dengan memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak pada pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjaga stabilitas.
“Kita tunjukkan ke pasar bahwa kebijakan kita tetap solid dan pro-growth dan pro-stabilitas dan market-friendly,” tutur Purbaya.





