Audiensi dengan KSP, Korlantas Polri Lakukan Serangkaian Penguatan Layanan Digital

tvonenews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Korlantas Polri membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Operasi Natal dan Tahun Baru 2026, Operasi Ketupat 2027, implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL), penguatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), hingga transformasi digital layanan.

Pembahasan tersebut berlangsung saat audiensi antara Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Bhinneka Putra Linanta dengan Kakorlantas Polri, Irjen Wibowo.

Wibowo mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai agenda nasional.

"Pertemuan ini menjadi momen yang baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi. Dalam waktu dekat kita akan menghadapi Operasi Nataru, dilanjutkan Operasi Ketupat 2027, serta implementasi kebijakan Zero ODOL. Seluruhnya membutuhkan persiapan yang matang dan kerja sama lintas kementerian maupun lembaga," kata Wibowo, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Wibowo menjelaskan penerapan kebijakan Zero ODOL harus dilakukan secara komprehensif dan tidak hanya mengedepankan penegakan hukum.

Ia menekankan dalam realisasinua dibutuhkan sinergi dengan kementerian/lembaga agar penanganan kendaraan ODOL tidak mengganggu distribusi logistik, ketersediaan bahan pokok, maupun stabilitas harga di masyarakat.

"Kami tetap berkomitmen menertibkan kendaraan over dimension dan over loading karena menyangkut keselamatan pengguna jalan serta perlindungan infrastruktur. Namun penanganannya harus dilakukan dengan formula yang adil, solutif, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Selain itu, Wibowo turut menyoroti kesiapan pengamanan Operasi Nataru yang akan berfokus pada kawasan wisata diantaranya wilayah Bali mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun. 

Wibowo mengaku pihaknya akan melakukan survei jalur guna memastikan kesiapan jalan tol, jalan arteri, hingga akses menuju destinasi wisata.

Selain itu, Korlantas Polri juga terus memperkuat transformasi digital pelayanan kepada masyarakat diantaranya realisasi SIM Digital.

Wibowo memaparkan SIM Digital dapat digunakan ketika masyarakat lupa membawa SIM fisik karena memiliki data dan kekuatan hukum yang sama. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas.

"SIM Digital merupakan representasi dari SIM fisik. Jadi ketika masyarakat lupa membawa SIM, cukup menunjukkan SIM Digital yang ada di aplikasi. Format dan kekuatan hukumnya sama dengan SIM fisik sehingga dapat digunakan sebagai bukti kepemilikan SIM yang sah," jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebiasaan Masyarakat Norwegia yang Bikin Hidup Sehat dan Panjang Umur
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
DPR Harap Gubernur BI yang Baru Tetap Independen dan Tak Ada Pengaruh Politik
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Ciri Kepribadian Ambivert, Tipe yang Fleksibel dalam Berbagai Situasi
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK, Pemkab Pastikan Pelayanan Tetap Normal
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.