JAKARTA, iNews.id - BMKG mengungkap penyebab gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (28/7/2026) pukul 20.29.48 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,2.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9.023° LS; 112.82167° BT tepatnya di laut pada jarak 102 km arah Tenggara Kab, Malang, dengan kedalaman 22 Km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya sesar aktif bawah laut," ungkap Kepala Stageof Sleman, Ardhianto Septiadhi dalam keterangan tertulisnya.
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Blitar, Malang, Lumajang, Jember II - III MMI (Getaran dirasakan seperti truk yang melintas). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Hingga hari Selasa, 28 Juli 2026 pukul 20.41 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Baca Juga:Dugaan Intimidasi di Balik Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa 3 Anggota DPRD TTUArdhianto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," katanya.
#jatim




