TABLOIDBINTANG.COM - Antusiasme terhadap olahraga padel di Indonesia kembali terlihat melalui penyelenggaraan Smash League, turnamen hasil kolaborasi Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Rans Entertainment. Kompetisi yang telah berlangsung sejak 18 Juli 2026 itu mempertemukan komunitas, media, hingga para figur publik dalam satu lapangan.
Shireen Sungkar mengaku antusias bisa menjadi bagian dari turnamen tersebut. Menurutnya, ajang ini bukan hanya menjadi arena berkompetisi, tetapi juga kesempatan untuk berkumpul dengan rekan-rekan sesama artis.
"Pertama terima kasih untuk BSI yang sudah ngajakin kita. Senang banget ada di acara ini yang pesertanya 1.000 orang. Happy bisa join di sini dan ketemu teman-teman. Apalagi main sama pasangan itu menyenangkan dan menguji kesabaran," ujar Shireen Sungkar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/7).
Persaingan di Smash League semakin menarik setelah hasil pengundian mempertemukan Shireen dan pasangannya dengan Rezky Aditya serta Citra Kirana. "Memang lawannya jodoh, Rezky Aditya dan Citra Kirana," kata ibu tiga anak tersebut sambil tersenyum.
Menanggapi pertandingan tersebut, Rezky Aditya mengaku akan meningkatkan persiapan bersama sang istri agar mampu tampil maksimal pada laga penentuan. "Belum sih, cuma habis ini aku bakal ajak Citra latihan biar juara," tutur Rezky Aditya.
Sementara itu, General Manager Marketing and Partnership Rans Entertainment, Muhammad Fahmi Salim, menjelaskan pemilihan Shireen Sungkar sebagai salah satu figur yang terlibat disesuaikan dengan target pasar yang ingin dijangkau bersama BSI. Selain memiliki kemampuan bermain padel, Shireen juga dinilai mempunyai citra positif.
"Dari sisi Rans, kita melihatnya dari target market. Kita selaraskan juga dengan BSI. Kak Shireen secara imej masya Allah. Main padelnya juga jago. Secara skill pastinya mumpuni dan punya imej yang bagus," ungkap Fahmi Salim.
Di sisi lain, BSI memandang padel sebagai olahraga yang memiliki potensi besar karena mampu membangun komunitas sekaligus melibatkan keluarga. Hal itu menjadi alasan perusahaan mendukung penyelenggaraan Smash League.
"Sebenarnya BSI sudah lama melihat potensi padel. Nggak cuma padel, kami juga ada di running dan motorsport. Kami melihat olahraga ini sebagai ekosistem dan cara mendekatkan diri dengan masyarakat. Ada komunitas, keluarga, finansial, jadi sebuah kolaborasi yang pas," papar Praka Mulya Agung.
Menurut Fahmi Salim, turnamen yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat menjalani gaya hidup yang lebih aktif melalui olahraga padel.
"Akhirnya terselenggara event ini. Event ini sudah berlangsung selama dua minggu dan diikuti 1.000 peserta, media, serta komunitas. Harapannya, event padel ini bisa menjadi langkah awal untuk mengajak lebih banyak orang berolahraga," ucap Fahmi Salim.




