JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penyelenggaraan 13 job fair atau bursa kerja inklusif di seluruh wilayah administratif sepanjang 2026.
Upaya ini dilakukan untuk mendorong penyerapan tenaga kerja secara lebih terstruktur, masif, dan berbasis data.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, Syaripudin, menjelaskan rangkaian tersebut terdiri atas 11 job fair tingkat wilayah, satu job fair tingkat provinsi, serta satu job fair khusus bagi penyandang disabilitas.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 29 Juli 2026, Cek Lokasi Terdekat!
Pemprov DKI juga memperkuat skema rekrutmen melalui Job Fair Kolaborasi yang mengusung konsep walk-in interview atau rekrutmen langsung di lokasi.
"Konsep ini dirancang untuk mempercepat proses rekrutmen dan penempatan tenaga kerja melalui proses seleksi yang dapat dilakukan secara langsung oleh perusahaan," kata Syaripudin saat dikonfirmasi Disway.id, Selasa, 28 Juli 2026.
Seluruh penyelenggaraan job fair di Jakarta kini mengadopsi sistem hybrid yang menggabungkan layanan daring melalui Portal Karier Jakarta dengan kegiatan luring.
Strategi ini dinilai efektif memperluas akses pencari kerja sekaligus memperpanjang masa rekrutmen.
Dengan sistem tersebut, pelamar tidak harus menunggu hari pelaksanaan, tetapi dapat mengajukan lamaran sebelum, selama, hingga setelah acara berlangsung melalui platform digital yang disiapkan Pemprov DKI.
BACA JUGA:Beroperasi Tanpa Izin, Dua Pengangkut Sampah di Hutan Kota Penjaringan Didenda Rp15 Juta
Hingga triwulan II 2026, Disnakertransgi mencatat telah menggelar lima job fair hybrid di berbagai wilayah, yakni Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Jakarta Barat Gelombang I, serta Job Fair Kolaborasi di Jakarta Pusat.
Dari lima kegiatan tersebut, sebanyak 149 perusahaan berpartisipasi dengan menyediakan 15.550 lowongan kerja pada 734 posisi.
Antusiasme pencari kerja pun cukup tinggi.
Sebanyak 12.874 lamaran telah masuk.
"Capaian penempatan tenaga kerja (serapan) belum dapat disampaikan secara final karena proses rekrutmen pada masing-masing perusahaan masih berlangsung," ujar Syaripudin.
- 1
- 2
- 3
- 4
- »





