Penguatan Koperasi Merah Putih Permudah Akses Kebutuhan Masyarakat Papua

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Papua dipersiapkan menjadi simpul utama pelayanan masyarakat di tingkat desa. Langkah ini dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai program strategis pemerintah dalam satu wadah yang mudah dijangkau.

"Koperasi tersebut dipastikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi menjadi simpul distribusi berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, pupuk bersubsidi, hingga penyerapan hasil pertanian dan perikanan," kata Zulhas saat melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua di Jayapura dikutip melalui keterangan tertulis, Rabu, 29 Juli 2026.
 

Baca Juga :

Zulhas Jamin KDKMP Tak Matikan Warung Warga

Zulhas menjelaskan penguatan KDMP diarahkan untuk mendekatkan layanan sekaligus memperluas akses hingga ke wilayah yang memiliki tantangan geografis. Melalui pola terpadu tersebut, penyaluran bantuan pangan, bantuan tunai, pupuk bersubsidi, LPG tiga kilogram, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan) akan dipusatkan melalui koperasi agar pelayanan menjadi lebih efisien.

Selain itu, pemerintah menyiapkan skema pengelolaan alsintan secara kolektif melalui koperasi agar pemanfaatannya lebih optimal. Setiap koperasi juga direncanakan memperoleh kendaraan angkut berupa truk untuk memperlancar distribusi barang maupun pelayanan hingga ke berbagai kampung.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, percepatan pembangunan fisik gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus dilakukan di daerah, salah satunya di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 26 gerai telah selesai dibangun dari target 75 titik yang ditetapkan.


Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Foto: Antara.

Komandan Kodim 1801/Manokwari Letkol Inf Davit Sutrisno mengatakan pengerjaan seluruh gerai terus dipacu. Hal ini dimaksudkan agar dapat segera beroperasi melayani masyarakat.

"Saat ini 26 titik sudah tuntas, dan masih tersisa 49 titik yang dalam proses penyelesaian pembangunan fisik. Kami upayakan Agustus sudah selesai semua," ujar Davit.

Davit menambahkan, setiap gerai yang rampung akan dilengkapi fasilitas toko, kendaraan operasional, hingga fasilitas pendukung seperti apotek dan klinik. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memudahkan warga memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

"Tujuan utama koperasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat," kata Davit.

Dari sisi pendanaan, penguatan keberadaan koperasi ini disokong penuh oleh alokasi Dana Desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Manokwari Aswandi mengungkapkan realisasi anggaran untuk mendukung operasional KDMP di wilayahnya telah mencapai puluhan miliar rupiah.

"Dana Desa yang sudah direalisasikan untuk KDMP di Manokwari sebanyak Rp50,800 miliar. Masih tersisa kurang lebih Rp12,91 miliar, kalau tidak terserap maka dikembalikan ke kas negara," kata Aswandi.

Sinergi pembangunan infrastruktur, penguatan layanan publik, serta dukungan pendanaan ini diharapkan menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inspiratif! Jurnalis iNews TV Jadi Wisudawan Terbaik UBP Karawang di Usia 55 Tahun
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Demi Tingkatkan Efisiensi, Visa Bakal PHK 7 Persen Karyawannya
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga Emas Hari Ini 29 Juli 2026: Produk Antam Melorot, Global Merosot
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Allano Lima Gabung Bhayangkara FC setelah Dilepas Persija, Bentuk Duo Menyeramkan dengan Moussa Sidibe
• 2 jam lalubola.com
thumb
Susunan Acara Lomba 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dari Pembukaan hingga Penutupan
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.