Viral Celetukan Lurah di Medan Berujung Hukuman Disiplin, Dinilai Langgar Kode Etik

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Viral Celetukan Lurah di Medan Berujung Hukuman Disiplin, Dinilai Langgar Kode EtikNasional | inews | Rabu, 29 Juli 2026 - 12:52Dengarkan Berita

MEDAN, iNews.id – Celetukan Lurah Paya Pasir viral di media sosial hingga berujung pemeriksaan oleh Inspektorat Kota Medan. Lurah bernama Syerly itu dinyatakan terindikasi melanggar kode etik aparatur sipil negara (ASN) dan direkomendasikan mendapat hukuman disiplin ringan.

Pemeriksaan dilakukan melalui proses klarifikasi yang dituangkan dalam Berita Acara Klarifikasi Nomor 800.1.6.2/257/Irbansus/2026 tertanggal 28 Juli 2026.

Inspektur Kota Medan Erfin Fahrurrazi mengatakan, pemeriksaan mengacu pada Peraturan Wali Kota Medan Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penegakan Disiplin dan Kode Etik ASN.

Aturan tersebut mewajibkan setiap ASN menjaga integritas serta memberikan keteladanan melalui sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan. Kewajiban itu berlaku saat berada di lingkungan kerja maupun ruang publik.

“Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan terindikasi melanggar kode etik ASN,” ujar Erfin dikutip dari iNews Medan, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi

Inspektorat Kota Medan kemudian merekomendasikan pembinaan berupa hukuman disiplin ringan. Rekomendasi tersebut mengacu pada Pasal 7 ayat (1) huruf d Perwal Kota Medan Nomor 58 Tahun 2023.

Hukuman disiplin direkomendasikan karena ucapan Syerly dinilai berdampak terhadap citra perangkat daerah. Sebagai pejabat publik dan ASN, dia dinilai memiliki tanggung jawab untuk menjaga ucapan serta perilaku di hadapan masyarakat.

Meski demikian, bentuk hukuman disiplin ringan yang akan diberikan belum dijelaskan secara terperinci. Proses selanjutnya akan mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Sebelum hasil pemeriksaan diumumkan, Syerly telah menyampaikan permintaan maaf atas perkataannya. Dia menjelaskan, ucapan tersebut terlontar secara spontan karena merasa dekat dengan seorang warga bernama Ulfa.

“Hal tersebut terjadi secara spontan. Karena saya merasa dekat dan akrab serta sering bercanda kepada Ibu Ulfa, dan sebaliknya Ibu Ulfa pun demikian kepada saya, jadi terucap begitu saja,” kata Syerly.

Ulfa juga menyatakan tidak merasa tersinggung atas celetukan tersebut. Menurutnya, candaan serupa biasa terjadi dalam hubungan pertemanan mereka.

Baca Juga:Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi

“Kami dekat dengan Ibu Lurah, Bang. Jadi biasa bercanda seperti itu. Mungkin tanggapan netizen lain berbeda. Saya juga mohon maaf, tapi yang jelas kami biasa saja, tidak ada masalah,” ujarnya.

Meski pihak yang menjadi lawan bicara mengaku tidak keberatan, Inspektorat tetap menilai ucapan seorang ASN harus mempertimbangkan etika serta dampaknya terhadap citra pemerintah.

#sumut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menguat Tipis, Rupiah Ditutup ke Level Rp18.073 per USD
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Menko AHY Siapkan Satgas-Modifikasi Cuaca Antisipasi Karhutla saat El Nino
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
KBRI Tokyo Imbau WNI Tetap Waspada usai Gempa Kumamoto: Ikuti Arahan Otoritas Jepang
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
15 Perusahaan Inggris Datangi Indonesia Jajaki Kerja Sama Perkeretaapian
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Mayat Perempuan Ditemukan Terbawa Arus Irigasi Di Desa Kaluku Jeneponto
• 23 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.