Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, 24 Orang Jaringan Internasional Ditangkap

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, 24 Orang Jaringan Internasional DitangkapNasional | inews | Rabu, 29 Juli 2026 - 15:13Dengarkan Berita

PEKANBARU, iNews.id – Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 16 kasus selama dua bulan terakhir, Rabu (29/7/2026). Seluruh barang bukti berasal dari jaringan narkotika internasional yang menjadikan Provinsi Riau sebagai salah satu pintu masuk sebelum diedarkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Pemusnahan dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengky Haryadi di Polda Riau. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, perwakilan Kejaksaan Tinggi Riau, Bea Cukai, Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, serta sejumlah instansi terkait.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 25,7 kilogram sabu, 57.115 butir ekstasi, 447,9 gram serbuk pecahan ekstasi, 345,3 gram ganja, serta 1.281 cartridge liquid mengandung etomidate. 

Seluruh barang bukti merupakan hasil pengungkapan 16 perkara dengan total 24 orang yang telah ditangkap.

Baca Juga:Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bitung Sulut, Berpusat di Kedalaman 49 Km

"Para pelaku merupakan bagian dari jaringan internasional. Setelah masuk ke Provinsi Riau, narkotika ini direncanakan akan didistribusikan ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Kalimantan Timur, Palu, dan beberapa wilayah lainnya," ujar Kombes Putu dikutip dari iNews Pekanbaru.

Menurutnya, keberhasilan mengungkap jaringan tersebut merupakan hasil sinergi antara Ditresnarkoba Polda Riau, Bea Cukai, dan Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Kolaborasi tersebut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekaligus memutus rantai distribusi narkotika.

Polda Riau memperkirakan nilai ekonomi seluruh barang bukti yang dimusnahkan mencapai sekitar Rp69,7 miliar. Dari pengungkapan tersebut, aparat juga memperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 996.375 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengky Haryadi menegaskan pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara konsisten bersama seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat.

Baca Juga:Logo Resmi HUT ke-81 RI Diumumkan, Desain Terinspirasi Keragaman Motif Daerah Nusantara

"Peredaran narkotika adalah musuh bersama. Polisi dan instansi terkait tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Setiap kilogram narkotika yang berhasil disita bukan sekadar barang bukti, tetapi ribuan nyawa yang berhasil kita selamatkan," ucap Brigjen Hengky.

Dia mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. 

Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

#regional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1 Orang Tewas dan 50 Terluka Akibat Gempa M 7,1 Guncang Jepang
• 20 jam laludetik.com
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 11 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kejari Surabaya Setorkan Rp9 Miliar Barang Bukti TPPU Judi Online ke Kas Negara
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK Ungkap Perusahaan Dapat Rp 992,8 M dari LPEI, Padahal Riwayat Kredit Macet
• 5 jam laludetik.com
thumb
Bradley Barcola Sudah Setuju Gabung Liverpool, Ini Pengganjalnya untuk Tinggalkan PSG
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.