DPRD Jabar Sambut PSEL Legok Nangka sebagai Solusi Penanganan Sampah

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna menyambut baik dimulainya pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Legok Nangka. Setelah melalui proses panjang dan tertunda selama bertahun-tahun, proyek tersebut kini memasuki tahap pembangunan setelah dilakukan groundbreaking.

Buky mengatakan, pembangunan PSEL Legok Nangka menjadi sejarah penting dalam upaya Jawa Barat mencari solusi persoalan sampah, khususnya di kawasan Bandung Raya. Menurut dia, rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik telah dirancang sejak 2005 atau sekitar 21 tahun lalu.

“Sudah cukup lama ditunggu, akhirnya hari ini dilakukan groundbreaking untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik di Legok Nangka yang sudah tertunda cukup lama,” kata Buky di PSEL Legok Nangka, Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/26).

Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa (kedua dari kiri), saat menghadiri groundbreaking PSEL Legok Nangka, Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/26). - (republika/ muhammad taufik)

Ia berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat berjalan sesuai target dan selesai dalam kurun waktu sekitar tiga tahun. Kehadiran PSEL Legok Nangka dinilai menjadi salah satu solusi untuk menangani kondisi Jawa Barat yang saat ini menghadapi persoalan darurat sampah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Buky menjelaskan, fasilitas tersebut nantinya akan menangani sekitar 2.000 ton sampah per hari yang berasal dari enam kabupaten/kota. Namun, ia mengingatkan pemerintah agar sejak awal menyiapkan sistem lalu lintas pengangkutan sampah menuju fasilitas pengolahan tersebut.

“Yang kami pikirkan adalah bagaimana nanti mengatur lalu lintas truk. Setiap hari ada sekitar 2.000 ton yang dikirim. Ini juga harus dipikirkan, bagaimana akses jalan dan sebagainya,” ujarnya.

Pembangunan PSEL Legok Nangka - (republika/ muhammad taufik)

Selain Legok Nangka, Buky menyebut persoalan sampah di Kota Bandung masih membutuhkan penanganan serius. DPRD Jabar, kata dia, telah berkomunikasi dengan Penjabat Gubernur Jabar untuk membantu pengadaan mesin pengolahan sampah di tingkat kelurahan.

Ia berharap program tersebut dapat segera diwujudkan sehingga setiap kelurahan memiliki mesin pengolahan sampah sebagai bagian dari upaya penanganan sampah dari sumbernya.

Buky juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang dinilai telah melewati batas kemampuan. Karena itu, ia tidak sepakat apabila solusi persoalan sampah kembali diarahkan pada perluasan tempat pembuangan akhir.

“Tidak boleh ada toleransi seperti itu. Supaya kita semua berpikir membereskan sampah, bukan memperluas tempat buang sampah,” katanya.

Buky berharap pembangunan Legok Nangka dapat selesai sesuai rencana. Menurut dia, realisasi proyek tersebut membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pihak, terutama investor dan pelaksana pembangunan di lapangan.

“Mudah-mudahan waktunya tepat waktu. Ini dibutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak, terutama investor dan pelaksana pembangunan di lapangan,” ujarnya. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konser 35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Kolaborasi dengan Musisi Dunia
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pria yang Tewas Usai Diduga Mencuri Ayam di Tabanan, Ternyata Seorang Residivis
• 23 jam lalucumicumi.com
thumb
Debut Layar Lebar, Hyori Mika Bersyukur Main di Film Desember Jani
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dituntut 5 Tahun Penjara
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Tak Hanya Bekasi, Fenomena Bediding Juga Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.