KOMPAS.TV – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, meminta publik tidak terfokus pada polemik istilah "Londo Ireng" yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya.
Menurut Qodari, hal yang lebih penting untuk diperhatikan adalah substansi pidato Presiden yang berisi komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Qodari saat menanggapi ucapan Presiden Prabowo yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut "Londo Ireng" sebagai istilah bagi orang Indonesia yang disebut mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain untuk membuat Indonesia goyah. Prabowo juga mengatakan istilah tersebut masih ada hingga saat ini, tetapi menggunakan bentuk lain seperti jurnalis, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Qodari menilai masyarakat sebaiknya fokus pada pesan utama dalam pidato Presiden, yang menurutnya konsisten mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
#prabowosubiyanto #londoireng #muhammadqodari #pemerintah
Baca Juga: Prabowo: Semua Pakar Ramal Ekonomi Indonesia 25 Tahun Lagi di Atas Prancis-Jerman
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- prabowosubiyanto
- londoireng
- muhammadqodari
- pemerintah
- bakom





