Kepala Bakom RI Tanggapi Istilah Londo Ireng yang Disebut Prabowo dalam Pidato | KOMPAS SIANG

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, meminta publik tidak terfokus pada polemik istilah "Londo Ireng" yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya.

Menurut Qodari, hal yang lebih penting untuk diperhatikan adalah substansi pidato Presiden yang berisi komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari saat menanggapi ucapan Presiden Prabowo yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut "Londo Ireng" sebagai istilah bagi orang Indonesia yang disebut mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain untuk membuat Indonesia goyah. Prabowo juga mengatakan istilah tersebut masih ada hingga saat ini, tetapi menggunakan bentuk lain seperti jurnalis, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Qodari menilai masyarakat sebaiknya fokus pada pesan utama dalam pidato Presiden, yang menurutnya konsisten mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

#prabowosubiyanto #londoireng #muhammadqodari #pemerintah

Baca Juga: Prabowo: Semua Pakar Ramal Ekonomi Indonesia 25 Tahun Lagi di Atas Prancis-Jerman

Penulis : Fauzan-Alhazmi

Sumber : Kompas TV

Tag
  • prabowosubiyanto
  • londoireng
  • muhammadqodari
  • pemerintah
  • bakom
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyani Ingin Benahi BUMD Jabar, Bakal Bikin Holding Sangga Buana
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bos BI Berganti, Menkeu Tegaskan Koordinasi dan Kebijakan KSSK Tetap Solid
• 21 jam laludisway.id
thumb
PTPN III Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Strategis Negara
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tak Hanya Personal Febrie Adriansyah, Tim 9 Kejagung Didesak Usut Dugaan Keterlibatan Pihak Lain
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
13 Orang Tewas Akibat Gempa Jepang, Puluhan Masih Hilang
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.