Polisi Bantu Pedagang Martabak yang Dimaling Saat Ketiduran: Buat Beli HP Anak

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam bersama jajarannya menemui pedagang martabak mini, Khoirul Anwar, yang menjadi korban pencurian saat tertidur di samping gerobaknya di Jalan AMD Raya, Kreo, Kota Tangerang.

Dalam pertemuan itu, Seala memberikan sejumlah uang untuk mengganti empat unit HP yang dicuri, sekaligus menggantikan dua ponsel yang sebelumnya telah disiapkan Khoirul sebagai hadiah ulang tahun anaknya.

“Polsek Pesanggrahan beserta jajaran menemui pedagang martabak mini yang menjadi korban pencurian, yang pasti beliau masih syok atas kejadian kemarin," ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (29/7).

Dagangan Khoirul Ikut Diborong

Dalam kesempatan itu, Seala juga memborong dagangan korban. Meski lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polsek Ciledug, ia memastikan Polsek Pesanggrahan tetap akan membantu pengungkapan kasus tersebut.

“Dalam kesempatan tersebut kapolsek memberikan tali asih, memborong dagangan dan berjanji akan mengungkap kasus tersebut dengan berkolaborasi dengan Polsek Ciledug karena lokasi kejadian berada di wilayah Kreo larangan, Tangerang (LP di Polsek Ciledug). Kami Polri berkomitmen untuk selalu membersamai masyarakat,” ujar Seala.

Dalam kesempatan yang sama, Khoirul mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pesanggrahan karena telah memberi bantuan untuk melanjutkan aktivitas dagangnya.

“Terima kasih kepada Polsek Pesanggrahan, khususnya kepada Ibu Kapolsek yang sudah membantu kasus saya yang kehilangan HP, dan sudah membantu saya sehingga saya bisa berjualan lagi, dan dengan semangat saya berjualan,” ujar Khoirul.

Khoirul menjadi korban pencurian saat tertidur di samping gerobaknya pada Selasa (28/7) siang. Saat terbangun, tas selempangnya telah hilang dibawa pelaku.

Di dalam tas itu terdapat uang tunai Rp 100 ribu, empat unit ponsel, jam tangan, KTP, dan kartu ATM BCA. Dua dari empat ponsel bermerek Poco C 85, Redmi 13c , Infinix, dan Nokia tersebut, rencananya akan diberikan sebagai hadiah ulang tahun untuk anak korban bulan depan.

Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV dan videonya sempat viral di media sosial. Berdasarkan rekaman, pelaku diduga berjumlah dua orang yang memanfaatkan kondisi korban yang sedang tertidur sebelum membawa kabur tas miliknya.

Polisi memperkirakan total kerugian korban mencapai sekitar Rp 10 juta. Penanganan kasus dilakukan Polsek Ciledug dengan dukungan Polsek Pesanggrahan yang telah berkoordinasi dengan korban, memeriksa saksi, serta menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya: KSSK Perkuat Koordinasi Kebijakan Ekonomi, Danantara Hanya Beri Masukan
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Bitcoin Turun di Tengah Aksi Jual Saham Teknologi dan Ketidakpastian The Fed
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pria Bawa Senapan Angin Naik Gunung Dempo, Ancam dan Paksa 6 Pendaki Berendam
• 6 jam laludetik.com
thumb
Laba Bersih Raksasa Chip SK Hynix Melonjak 1.200 Persen pada Kuartal II-2026
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Kogabwilhan III kerahkan dua heli tempur dukung pengejaran OPM
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.