Bandung, tvOnenews.com – Sebuah truk pengangkut gas elpiji diduga mengalami hilang kendali akibat pengemudinya mengalami microsleep atau tertidur sesaat, hingga menabrak seorang pesepeda perempuan di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang pesepeda perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, tiga orang mengalami luka-luka, termasuk seorang pengemudi ojek online yang tengah berhenti di tepi jalan. Truk juga menyeret sejumlah kendaraan serta sebuah gerobak bakso.
Salah seorang saksi mata, Agus, mengatakan truk melaju dari arah Soekarno-Hatta menuju Cimahi dengan kecepatan cukup tinggi sebelum tiba-tiba oleng ke sisi jalan.
"Saat itu kendaraannya melaju cukup kencang. Diduga sopirnya mengantuk, lalu truk langsung oleng ke pinggir jalan dan menabrak seorang ibu yang sedang mengendarai sepeda serta kendaraan lain yang ada di depannya," kata Agus, Rabu ( 29/9/2026).
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekri Adi Perdana menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kecelakaan diduga dipicu pengemudi yang mengalami microsleep.
"Dari informasi awal, penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mengalami microsleep. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia, yakni pesepeda perempuan. Selain itu, satu korban mengalami luka berat berupa patah tulang dan dirawat di Rumah Sakit Immanuel Bandung," ujarnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Berdasarkan pendataan sementara, truk pengangkut LPG tersebut melibatkan sedikitnya 11 kendaraan yang terdiri atas mobil dan sepeda motor.
Menurut keterangan sopir kepada polisi, sebelum kecelakaan truk baru selesai melakukan pembongkaran muatan dan hendak mengirim ke sejumlah titik distribusi.
"Informasi dari sopir, dia mengaku mengantuk hingga mengalami microsleep. Saat tersadar, kendaraan sudah berhenti setelah menabrak kendaraan terakhir," kata Kanit Gakkum.
Petugas telah mengamankan truk beserta pengemudinya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit Gakkum Polrestabes Bandung. Polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata seluruh kendaraan yang terlibat, serta menunggu pihak keluarga korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (cepi/rpi)




