PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS), Integrated Ingredients and Solutions Provider, dengan pengalaman lebih dari 75 tahun melalui tiga sektor bisnis—manufaktur, distribusi, serta pendukung dan jasa—mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada semester pertama tahun 2026. Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan yang kuat pada semester pertama, disertai akselerasi profitabilitas pada kuartal II 2026.
Sepanjang semester pertama tahun 2026 (H1 2026), Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp5,11 triliun, meningkat 21,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,22 triliun.
Secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ), kinerja Perseroan juga menunjukkan akselerasi yang kuat. Pendapatan pada kuartal II 2026 meningkat 27,0% QoQ menjadi Rp2,86 triliun dari Rp2,25 triliun pada kuartal I 2026. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, EBITDA melonjak 93,6% QoQ menjadi Rp271 miliar, sementara laba bersih meningkat 135,1% QoQ menjadi Rp87 miliar, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional dan kualitas laba Perseroan.
Baca Juga: Lautan Luas Raih Skor 87,13 pada ASEAN Corporate Governance Scorecard 2025, Lampaui Rata-Rata Emiten Big Cap
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan volume penjualan pada sejumlah produk utama serta kenaikan harga jual, terutama pada segmen Distribusi dan Manufaktur. Perseroan juga mencatatkan arus kas dari aktivitas operasi yang berbalik positif menjadi Rp136,7 miliar, didukung oleh kinerja operasional yang semakin kuat serta pengelolaan modal kerja yang lebih baik.
Secara kumulatif selama H1 2026, Perseroan membukukan laba operasi sebesar Rp348 miliar, meningkat 68,9% YoY, EBITDA sebesar Rp411 miliar, naik 47,8% YoY, dan laba bersih sebesar Rp124 miliar, meningkat 29,2% YoY. Perseroan juga berhasil meningkatkan gross margin menjadi 19,2% dari 15,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan peningkatan kualitas pendapatan dan efisiensi operasional.
Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications, and ESG PT Lautan Luas Tbk, mengatakan, "Kinerja semester pertama tahun 2026 mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang sehat sekaligus meningkatkan profitabilitas. Selain mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, kami juga berhasil memperbaiki margin, meningkatkan EBITDA, serta menjaga disiplin pengelolaan modal kerja di tengah dinamika pasar. Hal ini menunjukkan fundamental bisnis Perseroan yang semakin kuat."
Selain pertumbuhan laba, Perseroan juga terus memperkuat kualitas neraca. Total aset meningkat menjadi Rp7,65 triliun, didorong oleh kenaikan piutang usaha dan persediaan sejalan dengan pertumbuhan bisnis. Perseroan tetap menjaga pengelolaan modal kerja secara disiplin dengan strategi penempatan persediaan untuk memastikan kesinambungan pasokan kepada pelanggan.
"Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, Lautan Luas akan terus mengoptimalkan peluang pertumbuhan melalui pengembangan portofolio bisnis, penguatan kemitraan dengan pelanggan dan prinsipal, serta penerapan strategi operasional yang adaptif. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Perseroan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," tutup Eurike.





