Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Selama 90 Hari

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Ponorogo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Jawa Timur menetapkan status siaga darurat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 90 hari. Status tersebut diberlakukan untuk mengantisipasi dampak puncak musim kemarau pada Agustus-September 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan status siaga darurat diberlakukan mulai 1 Juli hingga akhir September 2026 sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan karhutla.

"Status siaga darurat kami tetapkan selama 90 hari mulai 1 Juli. Berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September," kata Masun, dilansir dari Antara, Rabu, 29 Juli 2026. 
 

Baca Juga :

BNPB: Kebakaran Hutan di Gunung Karanglo Ponorogo Padam

Menurut dia, dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat. Hal ini ditandai meningkatnya permohonan bantuan air bersih dari sejumlah wilayah serta mulai muncul kejadian karhutla.

Selain itu, fenomena suhu udara dingin atau bediding pada malam hingga pagi hari juga mulai terjadi di sejumlah wilayah Ponorogo. BPBD telah menyiapkan langkah antisipasi dan membuka kemungkinan menaikkan status menjadi tanggap darurat apabila kondisi di lapangan terus berkembang.

"Jika perkembangan situasi mengharuskan, kami siap membuka posko tanggap darurat," ujarnya.


Ilustrasi/Kondisi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan, Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur. ANTARA/HO-BPBD Ponorogo


BPBD menjadwalkan rapat koordinasi pada pekan pertama Agustus yang melibatkan TNI, Polri, Perhutani, Baznas, relawan kebencanaan, dan instansi terkait untuk memperkuat langkah penanganan kekeringan serta pencegahan karhutla.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas prakiraan BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih panjang. Kondisi itu diperkirakan meningkatkan risiko kekeringan dibandingkan tahun sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perdagangan Emas di BSI Capai 8,06 Ton per Juni 2026, Nasabah Bullion Naik 700%
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Stasiun MRT hingga Car Free Day: Cara Prudential Syariah Merayakan yang Nomor Satu di Hati Keluarga Indonesia
• 14 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pemprov DKI Bebaskan Lahan 40 Hektare di Banten, Khusus untuk Pengelolaan Sampah Organik
• 6 menit laludisway.id
thumb
OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, KPK Ungkap Dugaan Penerimaan dari Proyek dan Jual-Beli Jabatan
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Amien Rais: 10 Tahun Jokowi Bikin Korupsi Lepas Kendali, Nah di Bawah Prabowo Sekarang Pemain...
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.