VIVA – Timnas Indonesia punya peluang besar untuk langsung menekan Timor Leste sejak peluit awal dibunyikan pada laga Grup A Piala AFF 2026. Alasannya cukup sederhana, statistik menunjukkan kedua tim memiliki kecenderungan yang bertolak belakang pada babak pertama.
Laga yang akan digelar di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat, 31 Juli 2026, itu bisa menjadi panggung bagi Skuad Garuda untuk memanfaatkan titik lemah lawan. Sebab, pertahanan Timor Leste kerap goyah sebelum turun minum, sementara Indonesia justru tampil paling tajam di 45 menit pertama.
Timor Leste sudah menjalani dua pertandingan di Piala AFF 2026. Namun, hasilnya jauh dari memuaskan. Tim asuhan Ze Pedro dibantai Vietnam 0-7 sebelum kembali tumbang 0-2 dari Singapura.
Dari total sembilan gol yang bersarang ke gawang mereka, enam di antaranya terjadi pada babak pertama. Fakta itu menunjukkan Timor Leste sering kesulitan mengatasi tekanan lawan sejak menit-menit awal pertandingan.
Yang paling mencolok adalah rentang menit ke-31 hingga ke-45. Dalam periode tersebut, Timor Leste sudah kebobolan lima gol. Sementara satu gol lainnya di babak pertama terjadi pada 15 menit pertama.
Selepas jeda, lini belakang Timor Leste memang sedikit lebih baik, tetapi tetap belum mampu tampil solid. Mereka masing-masing kebobolan satu gol pada menit 46-60, 61-75, dan 76-90.
Di sisi lain, Timnas Indonesia justru memperlihatkan tren yang berkebalikan. Sejak ditangani John Herdman, Skuad Garuda telah mengoleksi 13 gol dari lima pertandingan.
Delapan gol berhasil diciptakan Indonesia pada babak pertama, sedangkan lima gol lainnya lahir setelah turun minum. Statistik tersebut menegaskan bahwa Indonesia kerap langsung tampil agresif sejak awal laga.
Bahkan, efektivitas serangan Garuda paling terlihat pada 30 menit pertama. Tiga gol tercipta pada rentang menit 1-15, disusul dua gol lagi pada menit 16-30. Setelah itu, Indonesia memang sempat gagal mencetak gol pada menit 31-45, tetapi tetap mampu mendominasi jalannya pertandingan.
Catatan impresif tersebut lahir saat Indonesia meraih kemenangan atas Saint Kitts & Nevis (4-0), Oman (3-0), Mozambik (1-0), dan Kamboja (5-1). Satu-satunya kekalahan dialami ketika takluk 0-1 dari Bulgaria.





