Rangkul Tokoh Lokal dan Kepala Daerah, Kementrans Pastikan Ekspedisi Patriot Diterima di Papua

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Transmigrasi (Kementrans)siap memberangkatkan 1.476 peserta Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 ke 154 kawasan transmigrasi di Indonesia.

Dari total kawasan yang dituju, sekitar 10 lokasi di antaranya berada di wilayah Papua. 

Melihat daerah Papua yang memiliki dinamika keamanan tersendiri.

BACA JUGA:Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada 1 Agustus, Terbuka untuk Umum

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman, menjamin keselamatan tim dengan melakukan langkah-langkah antisipatif dan koordinasi berlapis guna memastikan keamanan seluruh tim selama bertugas di lapangan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolri. Kami juga sudah melakukan pertemuan-pertemuan dengan asisten operasi Kapolri, untuk kemudian menjamin bahwa keamanannya terjaga. Juga kami koordinasi dengan TNI," kata Iftitah Sulaiman.

Meski demikian, Kementrans tetap mengedepankan pendekatan humanis, dengan menggelar komunikasi dengan kepala daerah dan tokoh masyarakat setempat.

"Tapi lebih daripada itu, kami sendiri sudah berkoordinasi dengan kepala daerah, kemudian juga kami bicara dengan para pemuka setempat yang memang apakah nanti kedatangan Tim Ekspedisi Patriot ini diterima atau tidak, dan mereka menyampaikan mereka sangat terbuka sekali, karena itulah yang mereka butuhkan," lanjutnya.

BACA JUGA:Kembalikan Arah Perekonomian ke Pasal 33 UUD 1945, Koperasi Didorong Jadi Agen Utama Pembangunan

Selain itu, Kementrans juga memberikan pembekalan khusus kepada tim untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan diri.

Dalam hal ini, ada juga sistem pemantauan intensif juga disiapkan untuk memantau kondisi seluruh peserta secara berkala.

"Tentu kami juga akan tetap tidak, tidak lengah dalam menjaga mereka. Dan juga memberikan pemahaman kepada mereka bahwa agar hati-hati di dalam menjaga diri dan kami selalu lakukan koordinasi yang menyeluruh selama 24 jam. Ada posko yang akan selalu memonitor perkembangan mereka di lapangan. Begitu," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta-fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal KRL Jogja-Solo 30 Juli 2026, Berangkat Tugu-Palur
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bioenergy Lestari Diakui Dunia, Pertamina Raih Penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026
• 1 menit lalujpnn.com
thumb
Panitia Umumkan Tiga Peserta Terbaik Seleksi Terbuka Sekda Jeneponto
• 3 jam laluterkini.id
thumb
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Pasar Cermati Timur Tengah dan Arah Kebijakan Fed
• 19 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.