Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kualitas udara di Jakarta pada Kamis (30/7/2026) pagi masih berada dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan pemantauan IQAir, Ibu Kota juga masuk dalam daftar lima kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Dikutip Kompas.com dari laman resmi IQAir, Kamis (30/7/2026), pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta tercatat 154 atau masuk kategori tidak sehat.

Sementara itu, polutan utama masih didominasi partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi 60 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Ketiga di Dunia

Dengan capaian tersebut, Jakarta menempati peringkat keempat kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Posisi pertama ditempati Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan AQI 175, disusul Delhi, India (169), serta Kampala, Uganda (162).

Di bawah Jakarta, terdapat Medan di posisi kelima dengan AQI 144, kemudian Dubai, Uni Emirat Arab (134), Jerusalem, Israel (115), Addis Ababa, Ethiopia (113), Tel Aviv-Yafo, Israel (107), dan Santiago, Chile (107).

Berdasarkan prakiraan IQAir, kualitas udara Jakarta diperkirakan masih berada pada kategori tidak sehat sepanjang pagi.

AQI diproyeksikan meningkat menjadi 155 pada pukul 07.00 WIB, kemudian turun tipis menjadi 153 pada pukul 08.00 WIB.

Memasuki pukul 09.00 WIB, indeks kualitas udara diperkirakan turun ke angka 149, lalu menjadi 143 pada pukul 10.00 WIB, 140 pada pukul 11.00 WIB, dan 137 pada pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Indonesia Sudah Masuk El Nino Kuat, Apa yang Harus Dilakukan Warga?

Pada siang hari, kualitas udara diperkirakan sedikit membaik dengan AQI 133 pada pukul 13.00 WIB, sebelum kembali meningkat menjadi 138 pada pukul 14.00 WIB dan 146 pada pukul 15.00 WIB.

Memasuki sore hingga malam, polusi udara diperkirakan kembali memburuk.

AQI diproyeksikan mencapai 156 pada pukul 16.00 WIB, naik menjadi 157 pada pukul 17.00 WIB, 158 pada pukul 18.00 WIB, dan menyentuh 159 sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, kualitas udara diperkirakan berangsur membaik dengan AQI 144 pada pukul 20.00 WIB, 129 pada pukul 21.00 WIB, dan 115 pada pukul 22.00 WIB.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kategori tidak sehat menunjukkan kualitas udara berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di area terbuka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Jadi Tersangka Pengeroyokan Warga, Anggota DPRD Bekasi Kini Mendekam di Lapas Cikarang
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Saan Mustopa Minta Kader NasDem Kota Sukabumi Solid
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ada Apa dengan Profesi Dokter? IDI Buka Suara Soal Maraknya Kasus Kematian Tenaga Kesehatan
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
UNM Kukuhkan Prof Erma Suryani, Gaungkan Ekopedagogi Digital untuk Bangun Generasi Peduli Lingkungan
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Wanita Tewas di Indekos Jakbar Diduga Dibunuh Pacarnya Usai Cekcok
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.