Jakarta (ANTARA) - Konsumsi kopi dalam jumlah sedang dikaitkan dengan penurunan risiko sejumlah penyakit kardiovaskular, menurut tinjauan ilmiah terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation milik American Heart Association (AHA).
Laporan dari laman Eating Well pada Kamis mengatakan, tinjauan tersebut menyebut konsumsi beberapa cangkir kopi setiap hari berpotensi menurunkan risiko fibrilasi atrium, penyakit arteri koroner, gagal jantung, hingga stroke.
Salah satu uji klinis acak yang dikutip dalam tinjauan itu menunjukkan pasien fibrilasi atrium yang mengonsumsi sedikitnya satu cangkir kopi berkafein setiap hari memiliki risiko 39 persen lebih rendah mengalami kekambuhan gangguan irama jantung setelah menjalani pengobatan dibandingkan mereka yang menghindari kafein.
Baca juga: 8 fakta minum kopi hitam bermanfaat untuk kesehatan hati
Selain itu, konsumsi dua hingga tiga cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan sekitar 10 persen risiko penyakit arteri koroner.
Meta-analisis yang melibatkan sekitar 2,4 juta peserta juga menemukan konsumsi tiga hingga empat cangkir kopi setiap hari berkaitan dengan penurunan risiko stroke hingga 21 persen. Risiko stroke yang lebih rendah juga ditemukan pada konsumsi rutin teh hitam maupun teh hijau.
Namun, tinjauan tersebut menegaskan manfaat tersebut tidak berlaku untuk minuman berenergi berkafein tinggi. Konsumsi minuman berenergi, terutama sebelum berolahraga, dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi serta memicu gangguan irama jantung akibat kandungan kafein yang sangat tinggi.
Baca juga: Kesalahan meminum kopi yang sebaiknya dihindari
Selain berpotensi mendukung kesehatan jantung, konsumsi 3,5 hingga 5 cangkir kopi berkafein per hari juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 hingga 30 persen.
AHA menilai manfaat kopi tidak hanya berasal dari kafein, namun juga dari kandungan polifenol dan mikronutrien di dalamnya. Salah satunya adalah asam klorogenat yang berperan dalam metabolisme glukosa, serta magnesium dan kromium yang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.
Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi minuman berkafein yang kaya polifenol, seperti kopi dan teh hijau, dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk mendukung kesehatan jantung apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Baca juga: Rutin minum kopi hitam baik untuk kontrol kadar gula darah
Baca juga: Waktu yang tepat untuk minum kopi menurut pakar
Laporan dari laman Eating Well pada Kamis mengatakan, tinjauan tersebut menyebut konsumsi beberapa cangkir kopi setiap hari berpotensi menurunkan risiko fibrilasi atrium, penyakit arteri koroner, gagal jantung, hingga stroke.
Salah satu uji klinis acak yang dikutip dalam tinjauan itu menunjukkan pasien fibrilasi atrium yang mengonsumsi sedikitnya satu cangkir kopi berkafein setiap hari memiliki risiko 39 persen lebih rendah mengalami kekambuhan gangguan irama jantung setelah menjalani pengobatan dibandingkan mereka yang menghindari kafein.
Baca juga: 8 fakta minum kopi hitam bermanfaat untuk kesehatan hati
Selain itu, konsumsi dua hingga tiga cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan sekitar 10 persen risiko penyakit arteri koroner.
Meta-analisis yang melibatkan sekitar 2,4 juta peserta juga menemukan konsumsi tiga hingga empat cangkir kopi setiap hari berkaitan dengan penurunan risiko stroke hingga 21 persen. Risiko stroke yang lebih rendah juga ditemukan pada konsumsi rutin teh hitam maupun teh hijau.
Namun, tinjauan tersebut menegaskan manfaat tersebut tidak berlaku untuk minuman berenergi berkafein tinggi. Konsumsi minuman berenergi, terutama sebelum berolahraga, dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi serta memicu gangguan irama jantung akibat kandungan kafein yang sangat tinggi.
Baca juga: Kesalahan meminum kopi yang sebaiknya dihindari
Selain berpotensi mendukung kesehatan jantung, konsumsi 3,5 hingga 5 cangkir kopi berkafein per hari juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 hingga 30 persen.
AHA menilai manfaat kopi tidak hanya berasal dari kafein, namun juga dari kandungan polifenol dan mikronutrien di dalamnya. Salah satunya adalah asam klorogenat yang berperan dalam metabolisme glukosa, serta magnesium dan kromium yang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.
Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi minuman berkafein yang kaya polifenol, seperti kopi dan teh hijau, dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk mendukung kesehatan jantung apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Baca juga: Rutin minum kopi hitam baik untuk kontrol kadar gula darah
Baca juga: Waktu yang tepat untuk minum kopi menurut pakar





