jakarta.jpnn.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Qodari menyebut pergatian kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tidak menyurutkan komitmen utama pemerintah.
BACA JUGA: GP Al Washliyah Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pihak yang Merugikan Bangsa
Kepala BGN sendiri berganti dari Nani Sudaryati Deyang kepada Sudaryono.
"Program MBG tetap dan akan terus menjadi investasi terbaik kita untuk menjemput cita-cita besar Indonesia Emas 2045," kata Qodari, Selasa (28/7).
BACA JUGA: Mensesneg Pastikan Prabowo Segera Tanda Tangani Keppres Pengangkatan Jampidsus Baru
Dia mengatakan pemerintah menghormati keputusan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN karena alasan kesehatan.
Pemerintah, kata dia, juga menyampaikan apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat tata kelola program MBG selama menjabat.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Bertekad Berantas Kemiskinan Ekstrem
"Di bawah kepemimpinan beliau, BGN berhasil mempercepat pembenahan tata kelola program MBG melalui 11 langkah reformasi,” kata Qodari.
Di antaranya ialah evaluasi terhadap hampir 28.000 SPPG dan klasifikasi 3.000 dapur berdasarkan standar kualitas.
Selain itu, juga keamanan pangan serta penataan ekspansi dapur dengan memprioritaskan wilayah 3T.
Qodari mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada mantan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru untuk melanjutkan penguatan pelaksanaan program MBG.
Menurut dia, pergantian kepemimpinan tersebut mencerminkan komitmen Presiden untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.
"Pergantian ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk terus menyempurnakan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah agar BGN tampil semakin lincah, dapat diandalkan, dan selalu cepat tanggap terhadap apa yang terjadi di tengah masyarakat," ujarnya. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




