Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Dishub Jaksel) menyatakan penyeberangan jalan (pelican crossing) pengganti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean sudah bisa digunakan pejalan kaki.
"Pelican crossing sudah bisa dipakai," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Bernad mengatakan penyeberangan jalan tersebut sudah bisa digunakan sejak Selasa (28/7) dengan dibuatnya penyeberangan zebra cross dan perapihan media tengah trotoar.
"Median sudah dipasang paving, nanti malam lanjut perapihan kembali," ucap dia.
Kemudian, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengerahkan personel untuk memberikan sosialisasi adanya pelican crossing kepada pengguna jalan.
"Anggota kita juga ditempatkan di lokasi untuk membantu membiasakan kendaraan yang melintas untuk memperhatikan adanya pelican crossing baru," katanya.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan penyeberangan tersebut dan menjaga fasilitas secara bersama.
Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat tampak antusias menggunakan fasilitas umum tersebut. Kendati demikian, mereka masih menggunakan tangan sebagai penanda untuk menyeberang.
Sejumlah pengendara tampak berhenti saat ada orang menyeberang lewat pelican crossing tersebut, namun tak sedikit yang baru mengetahui adanya fasilitas tersebut.
Sementara itu, warga yang juga pekerja proyek, Oki, mengaku terbantu dengan adanya pelican crossing untuk memudahkan mobilitas.
"Senang adanya pelican crossing. Harapannya setiap pagi atau siangnya ada petugas biar menyeberangnya lancar, sebelum ada jembatan lagi gitu," katanya.
Berdasarkan data Dishub DKI, volume lalu lintas di lokasi itu mencapai 2.579 kendaraan per jam, sedangkan jumlah pejalan kaki yang menyeberang sebanyak 874 orang per jam.
Terdapat tiga titik penyeberangan di sekitar lokasi bekas JPO Tendean, yakni pelican crossing di depan Ayam Goreng Suharti yang berjarak 383 meter, JPO di depan Gerbang Tol Bina Marga sejauh 718 meter, serta zebra cross di U-turn Simpang Gotri yang berjarak 364 meter.
Baca juga: Ada "pelican crossing", Dishub ingatkan lalin JPO Tendean melambat
Baca juga: Tunggu JPO Tendean dibangun, Dishub segera buat "pelican crossing"
Baca juga: Pembangunan ulang JPO Tendean diperkirakan butuh Rp6 miliar
"Pelican crossing sudah bisa dipakai," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Bernad mengatakan penyeberangan jalan tersebut sudah bisa digunakan sejak Selasa (28/7) dengan dibuatnya penyeberangan zebra cross dan perapihan media tengah trotoar.
"Median sudah dipasang paving, nanti malam lanjut perapihan kembali," ucap dia.
Kemudian, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengerahkan personel untuk memberikan sosialisasi adanya pelican crossing kepada pengguna jalan.
"Anggota kita juga ditempatkan di lokasi untuk membantu membiasakan kendaraan yang melintas untuk memperhatikan adanya pelican crossing baru," katanya.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan penyeberangan tersebut dan menjaga fasilitas secara bersama.
Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat tampak antusias menggunakan fasilitas umum tersebut. Kendati demikian, mereka masih menggunakan tangan sebagai penanda untuk menyeberang.
Sejumlah pengendara tampak berhenti saat ada orang menyeberang lewat pelican crossing tersebut, namun tak sedikit yang baru mengetahui adanya fasilitas tersebut.
Sementara itu, warga yang juga pekerja proyek, Oki, mengaku terbantu dengan adanya pelican crossing untuk memudahkan mobilitas.
"Senang adanya pelican crossing. Harapannya setiap pagi atau siangnya ada petugas biar menyeberangnya lancar, sebelum ada jembatan lagi gitu," katanya.
Berdasarkan data Dishub DKI, volume lalu lintas di lokasi itu mencapai 2.579 kendaraan per jam, sedangkan jumlah pejalan kaki yang menyeberang sebanyak 874 orang per jam.
Terdapat tiga titik penyeberangan di sekitar lokasi bekas JPO Tendean, yakni pelican crossing di depan Ayam Goreng Suharti yang berjarak 383 meter, JPO di depan Gerbang Tol Bina Marga sejauh 718 meter, serta zebra cross di U-turn Simpang Gotri yang berjarak 364 meter.
Baca juga: Ada "pelican crossing", Dishub ingatkan lalin JPO Tendean melambat
Baca juga: Tunggu JPO Tendean dibangun, Dishub segera buat "pelican crossing"
Baca juga: Pembangunan ulang JPO Tendean diperkirakan butuh Rp6 miliar





