Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Hengky Wijaya meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengevaluasi trayek JakLingko agar subsidi pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO) lebih efektif. Dia menyoroti trayek dengan jumlah penumpang yang minim.
Usulan itu disampaikan Hengky dalam rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama Dishub DKI. Hengky menilai skema subsidi JakLingko perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan karena masih ditemukan armada yang tetap beroperasi meski sepi penumpang.
Advertisement
“Bukan saya bilang JakLingko itu tidak bagus, bagus, itu sangat membantu. Tetapi beberapa trek itu justru tidak ada penumpangnya, yang tidak ada penumpangnya tetap berjalan. Sedangkan beberapa yang kurang trek itu tidak ditambah,” kata Hengky dikutip Kamis (30/7/2026).
Oleh karena itu, ia meminta Dishub DKI Jakarta melakukan penataan ulang trayek berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga armada dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.




