Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) memberikan kontrak senilai USD58,6 miliar atau sekitar Rp1.060 triliun kepada Lockheed Martin.
IDXChannel - Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) memberikan kontrak senilai USD58,6 miliar atau sekitar Rp1.060 triliun kepada Lockheed Martin untuk memproduksi rudal pencegat Patriot.
Dilansir dari The Straits Times pada Kamis (30/7/2026), konflik di Iran dan Ukraina menggerus persediaan senjata AS.
AS menghabiskan banyak pasokan persenjataan dalam perang dengan Iran. Washington juga memasok sejumlah besar persenjataannya kepada sekutu di Timur Tengah dan Eropa.
Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang persediaan senjata AS, terutama sistem pertahanan udara untuk menangkal serangan Iran.
PAC-3 MSE adalah pencegat yang digunakan dalam sistem pertahanan udara Patriot untuk mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat terbang.
Pusat Studi Strategis dan Internasional, sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Washington, memperkirakan bahwa militer AS memiliki kurang dari 1.000 pencegat Patriot dan kurang dari 250 pencegat THAAD.
Keduanya merupakan sistem pertahanan udara utama AS. Kedua sistem tersebut baru-baru ini banyak digunakan di Timur Tengah, setelah AS dan Israel memulai perang dengan Iran pada Februari. (Wahyu Dwi Anggoro)





