HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare terus menunjukkan komitmennya mendukung persiapan atlet nasional menuju Asian Games XX 2026. Hal itu ditandai dengan kunjungan Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, yang memantau langsung pemusatan latihan nasional (Pelatnas) cabang olahraga sepak takraw di Kota Parepare, Rabu (29/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh kebutuhan atlet, pelatih, hingga ofisial terpenuhi selama menjalani program pemusatan latihan menuju Asian Games yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, September 2026 mendatang.
Dalam agenda peninjauan tersebut, Todotua Pasaribu bersama tim melihat secara langsung proses latihan para atlet sekaligus mengevaluasi kesiapan fasilitas dan dukungan yang diberikan selama Pelatnas berlangsung.
Menurut Todotua, kunjungan itu dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pendukung pelatihan berjalan optimal sehingga para atlet dapat fokus meningkatkan performa menjelang ajang multi event terbesar di Asia tersebut.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh kebutuhan atlet, pelatih, dan ofisial terpenuhi sehingga mereka dapat fokus menjalani program latihan,” ujarnya.
Pemkot Parepare dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan Pelatnas sepak takraw. Dukungan pemerintah daerah terhadap penyediaan sarana dan prasarana latihan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesiapan atlet nasional.
Sebelumnya, Wali Kota Parepare Tasming Hamid menegaskan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah Pelatnas sepak takraw dan berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Asian Games 2026.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Parepare, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), serta pemerintah pusat diharapkan mampu melahirkan prestasi terbaik bagi Indonesia pada Asian Games mendatang.
Melalui peninjauan tersebut, diharapkan seluruh kebutuhan atlet dapat dipenuhi secara maksimal sehingga program latihan berjalan sesuai target dan mampu mengantarkan kontingen sepak takraw Indonesia meraih hasil terbaik di Aichi-Nagoya, Jepang.





