Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan potensi gagal panen akibat El Nino tidak akan berpengaruh terhadap stok pangan nasional. Walaupun potensi gagal panen tetap ada, namun Amran menjamin skalanya kecil.
"Kalau sektor pertanian ada, ada beberapa daerah kering. Tetapi secara nasional InsyaAllah aman," ujar Amran, dalam program Zona Bisnis Metro TV, Kamis, 30 Juli 2026.
Baca Juga :
Potensi Gagal Panen akibat El Nino Dipastikan Tak Besar
Amran menyatakan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, sehingga dampak musim kemarau dapat diminimalisir. Dia juga berani menjamin tidak akan ada kenaikan harga beras, karena cadangan beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton.
"Jadi InsyaAllah aman," kata Amran.
Pemerintah juga memastikan produksi padi di daerah beririgasi tetap berjalan, meskipun terjadi penurunan curah hujan. Saat ini, standing crop dengan potensi produksi sekitar 10 hingga 11 juta ton.
"Standing crop nilainya itu kurang lebih 10-11 juta ton. Standing crop yang ditanam sekarang daerah irigasi. Kalau kita hitung 10 bulan ke depan, sekarang Agustus, September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret. Ini overlap. Maret itu panen puncak. Jadi aman," ucapnya.




