Serangan Rusia kembali mengguncang Ukraina. Rentetan rudal menghantam sejumlah wilayah pada Kamis (30/7/2026), termasuk ibu kota Kyiv dan Kota Lviv di bagian barat negara itu. (REUTERS/Gleb Garanich)
2/9Di Kyiv, kepulan asap membumbung tinggi dari sejumlah titik usai serangan. Tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan mengamankan lokasi yang terdampak. (REUTERS/Stringer)
Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan bangunan di sekitar area yang menjadi sasaran. (REUTERS/Stringer)
4/9Sebuah mobil tampak hancur akibat ledakan, sementara sejumlah fasilitas di kawasan kota mengalami kerusakan. (REUTERS/Stringer)
Warga terlihat mendatangi lokasi untuk melihat kondisi bangunan dan kios-kios yang terdampak. (REUTERS/Roman Baluk)
6/9Sementara itu, di Kota Lviv, sebuah gedung apartemen menjadi sasaran serangan rudal. Bangunan mengalami kerusakan cukup parah, memaksa petugas penyelamat dan tenaga medis melakukan evakuasi terhadap para korban. (REUTERS/Roman Baluk)
7/9Suasana duka dan kepanikan menyelimuti kawasan permukiman, sementara warga lainnya tampak menyaksikan kondisi bangunan yang rusak akibat ledakan. (REUTERS/Roman Baluk)
8/9Hingga kini, otoritas Ukraina masih melakukan pendataan terhadap dampak serangan, termasuk jumlah korban dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan. (REUTERS/Stringer)
9/9Serangan terbaru ini kembali menunjukkan konflik antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung, dengan kawasan sipil kembali menjadi salah satu wilayah yang terdampak akibat eskalasi perang. (REUTERS/Alina Smutko)




