PANI Bukukan Marketing Sales Rp1,9 Triliun di Semester I-2026

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp1,9 triliun pada semester I-2026.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp1,9 triliun pada semester I-2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp1,9 triliun pada semester I-2026. Realisasi tersebut mencapai 45 persen dari target tahunan sebesar Rp4,3 triliun dan meningkat 66 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perseroan menilai pencapaian tersebut mencerminkan permintaan yang tetap kuat terhadap produk properti di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di tengah tantangan ekonomi global, lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM), serta sikap konsumen yang semakin selektif.

Baca Juga:
Private Placement Rampung, PANI Kantongi Dana Segar Rp498 Miliar

Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk Sugianto Kusuma mengatakan pencapaian marketing sales hingga semester I-2026 menunjukkan permintaan terhadap produk residensial maupun komersial di PIK2 masih terjaga.

"Target hingga akhir tahun PANI membukukan marketing sales sebesar Rp4,3 triliun. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai karena didukung berbagai rencana pengembangan kawasan, infrastruktur, serta ekosistem PIK2 yang terus berkembang," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga:
PANI Cetak Laba Rp1,66 Triliun Semester I-2026, Melonjak 480 Persen

Marketing sales pada paruh pertama tahun ini terutama ditopang oleh penjualan segmen residensial. Kontributor utamanya berasal dari proyek Pasir Putih Residence, khususnya Okinawa dan Villa Pasir Putih 5, Pasadena Spring, Rumah Milenial, Padma, Sapporo Residence, Pantai Bukit Villa, serta Bukit Nirmala.

Sementara itu, segmen kaveling komersial juga memberikan kontribusi positif seiring meningkatnya minat investor terhadap pengembangan kawasan bisnis di PIK2. Adapun produk komersial yang menopang penjualan antara lain Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Marina Bay.

Perseroan menilai pengembangan kawasan Central Business District (CBD) PIK2 turut memperkuat daya tarik investasi. Kehadiran gedung Bank Mandiri yang telah beroperasi serta rencana operasional gedung Bank BNI diharapkan semakin mendorong aktivitas bisnis dan komersial di kawasan tersebut.

Ke depan, prospek PIK2 diperkirakan semakin kuat seiring meningkatnya aktivitas di Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025, fasilitas tersebut telah menjadi tuan rumah 55 kegiatan, termasuk Livin' Fest 2025 dan Java Jazz Festival 2026.

Selain itu, beroperasinya akses Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg (KATARAJA) dinilai meningkatkan konektivitas langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju PIK2 sehingga memperkuat aktivitas ekonomi dan permintaan properti di kawasan tersebut.

PANI saat ini memiliki cadangan lahan sekitar 1.809 hektare. Perseroan meyakini dukungan infrastruktur, pengembangan kawasan terpadu, serta ekosistem bisnis yang semakin matang akan menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang dan menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selamat, Shenina Cinnamon Melahirkan Anak Pertama, Istri Angga Yunanda Ungkap Nama sang Buah Hati
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo Tegaskan Kereta Harus Beri Manfaat ke Rakyat
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Diduga Saling Dorong Saat Istirahat, Siswa SMP di Baubau Jadi Korban Pengeroyokan | BERITA UTAMA
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Pemilik Warung di Lokasi Dugaan Pungli Oknum Dishub Bekasi Buka Suara soal Petugas yang Viral
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.