Mendagri Lapor Prabowo soal Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

okezone.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian, mengaku telah melaporkan fenomena maraknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dalam upacara kelulusan Pamong Praja Muda IPDN.

Berdasarkan data terbaru, terdapat 18 kepala daerah yang tertangkap tangan dan diduga terlibat kasus korupsi sejak Pilkada 2024 hingga Juli 2026. "Ya sudah disampaikan, kemarin saya sampaikan pas di IPDN," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga :
Bupati Kerap Terjaring OTT, KPK: Kami Sebetulnya Tidak Menarget

Mendagri mengatakan, tidak semua kepala daerah memahami birokrasi hingga administrasi pemerintahan. "Termasuk pembahasan bagaimana memperkuat kemampuan kepala daerah sebelum dia menjabat dan setelah menjabat terpilih, karena latar belakangnya berbeda," ujarnya.

Mendagri enggan menjawab apakah dalam pertemuan itu turut membahas evaluasi sistem pilkada yang selama ini digelar secara langsung. Namun, ihwal evaluasi pelaksanaan pilkada merupakan kewenangan DPR dan pemerintah sebagai pembuat undang-undang.

Menurut Tito, pelaksanaan pilkada tidak langsung tidak bertentangan dengan konstitusi. Sebab, konstitusi menyebut pilkada harus digelar secara demokratis.

Baca Juga :
KPK Sita Rp2,7 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, Ini Penampakannya

"Tinggal mengubah Undang-Undang Pilkada saja. Konstitusi kita hanya mengatakan dipilih secara demokratis. Demokratis bisa langsung, bisa perwakilan. Tapi serahkan kepada pembuat undang-undang," tutur mantan Kapolri itu.

(Arief Setyadi )


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Cicalengka, Ratusan Ribu Butir Disita dan Satu Tersangka Diamankan
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Laba KDTN Melesat 623 Persen pada Kuartal II-2026, Ditopang Kenaikan Okupansi Hotel
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Menkes Rombak Sistem Akreditasi Rumah Sakit, Apa Respons Pengakses SS?
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Agresor AS Kembali Serang Iran, Tewaskan Balita dan Orang Tuanya
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Industri Kecantikan Indonesia Kian Kompetitif, Pertumbuhan Produk Lokal Capai 55 Persen
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.