Istana Sebut Kriteria Khusus Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Merah Putih

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membocorkan kriteria yang harus dimiliki Gubernur Bank Indonesia (BI) baru untuk menggantikan Perry Warjiyo.

"Kriteria khusus? Yang wajib adalah Merah Putih," ujar Prasetyo saat ditemui di gerbong KA Nusantara Explorer, ketika sedang melintas di kawasan Tegal, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Baca juga: Prabowo Belum Putuskan Siapa Gubernur BI Baru Pengganti Perry Warjiyo

Sosok calon gubernur BI itu haruslah patriotik dan punya nasionalisme alias berjiwa Merah Putih.

Kemudian, saat ditanya apakah Presiden RI Prabowo Subianto memberi kode bahwa Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti cocok menjadi Gubernur BI definitif, Prasetyo enggan berkomentar.

"Ya hanya beliau yang tahu lah, hahaha...," ucapnya.

Baca juga: Prabowo soal Destry Jadi Pjs Gubernur BI: Kayaknya Oke Ya? Tapi Terserah DPR

Adapun Destry memang menggantikan Perry Warjiyo yang mundur dari Gubernur BI pada 26 Juli 2026 silam. Destry mengisi kekosongan jabatan tersebut sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.

Kode Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto mengoreksi jabatan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI).

Pasalnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sempat menyebut jabatan Destry sebagai Deputi Senior Gubernur BI.

Momen itu terjadi saat Prabowo menghadiri acara akad massal 62.000 unit Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Penyaluran Kredit usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp 880 miliar, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

"Menteri Perumahan salah tadi, ini Ibu Destry adalah pejabat gubernur sementara. Jadi pejabat," ujar Prabowo.

KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA Pjs Gubernur BI Destry Damayanti saat ditemui di Istana, Jakarta, Senin (27/7/2026) malam.

Lalu, Prabowo melontarkan candaan kepada tamu undangan yang hadir, apakah Destry cocok menjadi Gubernur BI yang baru atau tidak.

Meski begitu, Prabowo menekankan bahwa itu terserah DPR.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kayaknya gimana? Oke ya?" kata Prabowo.

"Tapi nanti terserah DPR," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPPKB Gowa Borong 15 Penghargaan pada Harganas ke-33 Sulsel, Bukti Keberhasilan Program Bangga Kencana
• 6 jam laluterkini.id
thumb
Pemprov Sumut Siapkan Perda Larangan Penggunaan ‘Vape’
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Istri Menteri UMKM Sebut Pajak UMKM Online Sedang Diproses Turun dari 20 ke 8 Persen, Kapan Realisasinya?
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Mobil GAC Aion dan Promo Spesial di GIIAS 2026
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Alva Perkenalkan Inovasi AIPRO dan Alva Care di GIIAS 2026
• 4 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.