REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lebih dari 20 selebritas di Inggris bergabung dalam lelang amal untuk menggalang dana beasiswa bagi mahasiswa Palestina dari Gaza yang telah diterima di berbagai universitas dunia, tetapi belum dapat memulai studi mereka karena terkendala biaya. Program bertajuk "Scholarships for Gaza" tersebut digelar oleh lembaga amal pendidikan Phoenix Space dan resmi diluncurkan pada 27 Juli.
Melalui lelang itu, para aktor, penyiar, penyanyi, dan tokoh publik di Inggris Raya menyumbangkan barang-barang pribadi maupun pengalaman eksklusif. Nantinya barang tersebut akan dilelang untuk membantu mahasiswa Palestina mengakses pendidikan tinggi.
Baca Juga
Zoe Saldana Jadi Produser Film Tentang Perempuan Palestina
Bolehkah Umat Islam Ikut Melukat di Bali? Ini Kata MUI
Sosiolog Sebut Tren Melukat Dipicu Kebutuhan Healing Masyarakat Urban
Inisiatif tersebut lahir dari kenyataan yang dihadapi banyak mahasiswa Gaza, salah satunya Mohammed Hasanain. Mohammed berhasil memperoleh tawaran untuk menempuh studi Bisnis dan Manajemen di University of Glasgow. la juga menerima World Changers Global Excellence Scholarship dari universitas tersebut.
Namun, Mohammed masih belum dapat meninggalkan Gaza karena belum memiliki dana yang cukup untuk menutupi sisa biaya kuliah, biaya perjalanan, dan pengurusan visa. Menurut laporan The New Arab, kondisi Mohammed mencerminkan situasi yang dialami ratusan mahasiswa Palestina yang telah diterima di universitas-universitas di berbagai negara, tetapi belum mampu memulai pendidikan mereka akibat keterbatasan finansial.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Penyelenggara lelang, Phoenix Space, mencatat lebih dari 200 mahasiswa Palestina telah menerima surat penerimaan tanpa syarat dari berbagai universitas di dunia. Untuk itu, mereka mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kampanye tersebut.
"Anda masih bisa membantu. Berdonasilah, ikut menawar lelang, bagikan kampanye ini, dan bantu kami membantu sebanyak mungkin mahasiswa Palestina," kata Phoenix Space dilansir laman Al Khaleej, Kamis (30/7/2026).
Organisasi itu menyebut kampanye tersebut bukan sekadar lelang, melainkan kesempatan bagi masyarakat untuk membantu para mahasiswa memulai masa depan yang telah mereka perjuangkan. Sejumlah tokoh publik menyumbangkan barang untuk dilelang. Mantan kapten tim nasional Inggris Gary Lineker, misalnya, mendonasikan kaus sepak bola bertanda tangan yang pernah ia kenakan saat membela klub Jepang, Nagoya Grampus Eight.
Aktor film Harry Potter, Alfie Enoch, turut menyumbangkan dasi yang pernah dipakainya saat drama sekolah. la mengatakan pendidikan harus tetap dapat diakses oleh semua orang, meski berada di tengah konflik.
"Seiring kita semakin menyadari berbagai kekejaman yang terjadi di Palestina, sangat penting untuk tidak menyerah pada sikap apatis dan tidak bertindak," kata Enoch.