Sarwendah Ajak Co-Parenting, Kubu Ruben: Paham Nggak Sih Artinya?

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Konflik panjang antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus menuai sorotan. Kali ini, sorotan tertuju pada tawaran co-parenting atau pengasuhan bersama yang disampaikan pihak Sarwendah.

Alih-alih disambut positif, kubu Ruben justru mempertanyakan keseriusan dan pemahaman mantan istri presenter tersebut mengenai konsep pengasuhan bersama setelah perceraian.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengaku heran karena tawaran co-parenting baru disampaikan sekarang. Padahal, menurutnya, komunikasi mengenai anak-anak telah berlangsung cukup lama sejak keduanya berpisah pada September 2024.

"Selama ini kan kami tidak mau membahas itu tentang co-parenting itu. Nah, mereka menawarkan siap kok untuk co-parenting. Kami heran saja kalau memang siap kenapa nggak dari dulu co-parenting? Kenapa nggak dari dua tahun yang lalu co-parenting? Kalau memang siap untuk co-parenting kenapa baru sekarang menyatakan siap co-parenting?" kata Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca Juga: Ruben Onsu Jujur Akui Malas Balas Chat Sarwendah: Tiap Ditanya Jawabannya Gak Nyambung

Minola menilai, jika memang ada niat menjalankan pola asuh bersama, hal itu semestinya sudah dilakukan sejak awal ketika Ruben dan Sarwendah tidak lagi hidup sebagai pasangan suami istri.

Tak berhenti sampai di situ, Minola juga mempertanyakan apakah Sarwendah benar-benar memahami makna co-parenting yang sesungguhnya.

"Dia (Sarwendah) paham nggak sih apa itu co-parenting? Co-parenting itu kan adalah membesarkan anak secara bersama-sama, bekerja sama untuk membesarkan anak secara bersama-sama antara ayah dan ibu meskipun sudah tidak ada ikatan perkawinan lagi," ucapnya.

Menurut Minola, co-parenting bukan sekadar membagi tugas antara satu pihak yang mengasuh anak dan pihak lain yang hanya memenuhi kebutuhan finansial.

"Nah, sekarang dia mau bekerja sama? Dia mau artinya itu apapun tentang anak ini dibicarakan dan didiskusikan sama si Ruben?" sambung Minola.

Ia menegaskan, Ruben pada dasarnya tidak menutup pintu untuk menjalankan co-parenting apabila kedua belah pihak memiliki komitmen yang sama dalam membesarkan anak.

"Oke nggak apa-apa kita kasih kesempatan saat ini mungkin dia ingin co-parenting. Tapi dia memang mau nggak? Co-parenting itu adalah bekerja sama bersama-sama untuk membesarkan anak, diskusi mengenai masalah biaya, masalah kebutuhan anak, masalah pendidikan anak seluruhnya," jelasnya.

Baca Juga: Sarwendah Cerita Detik-detik Cerai hingga Kasur Misterius yang Bikin Ruben Onsu Ngamuk

Di akhir pernyataannya, Minola kembali menekankan bahwa pengasuhan bersama harus benar-benar berorientasi pada kepentingan anak, bukan hanya pembagian tanggung jawab yang timpang.

"Jangan ajakan-ajakan co-parenting tapi yang dipahami co-parenting itu adalah satu mengasuh dan menguasai anak-anak, satu cuma bayar kebutuhan saja tanpa ada waktu untuk berkumpul. Nah ini juga salah," imbuh Minola.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas tawaran co-parenting dari pihak Sarwendah yang belakangan mencuat ke publik.

Polemik mengenai pola pengasuhan anak pun kini menjadi babak baru dalam perselisihan pascacerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah, yang hingga kini masih saling menyampaikan pandangan masing-masing melalui kuasa hukum maupun pernyataan di ruang publik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KY Rekomendasikan 121 Hakim Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saat Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Tantang Kejagung Cari Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tersangka
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Dorong Investasi Kereta Api, Minta Semua Perlintasan Dilengkapi Pintu Otomatis
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kualitas Udara Jakarta Jumat Pagi Terburuk Keempat di Dunia
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 31 Juli 2026, Syarat Perpanjangan Cek di Sini!
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.