Surabaya, tvOnenews.com - Seorang ibu asal Bagong Ginayan, Kelurahan Ngagel, Surabaya, Agustin Arimardika (33) mendadak viral di media sosial. Ia mengunggah tengah mencari anaknya, A (5).
Ayu sapaan Agustin mengaku telah kehilangan sang anak. Buah hatinya disebut dibawa mantan suami sekaligus ayahnya, Sunardi sejak awal Maret 2026.
Ayu merasa khawatir dengan kondisi anaknya. Ia pun menampilkan sejumlah foto buah hatinya di media sosial sehingga meminta bantuan kepada masyarakat agar mencari keberadaan A.
"Buat kalian yang ketemu anak saya ini di mana pun, minta tolong fotoin, lalu hubungi saya," tulis Ayu dilansir tvOnenews.com dari Instagram @ayucristin93, Jumat (31/7/2026).
Dalam video viral tersebut, Ayu mengungkapkan bahwa dirinya telah bercerai dengan Sunardi. Perpisahan antara mereka terjadi akibat peristiwa KDRT pada 2024.
"Saya sudah resmi cerai dengan bapaknya anak dan hak asuh sudah jatuh di tangan saya," ungkapnya.
- Instagram/@ayucristin93
Ia menyampaikan bahwa, anaknya telah dibawa oleh ayahnya secara paksa. Ironisnya, A yang sebelumnya selalu masuk sekolah saat ini telah tidak bersekolah sekitar lima bulan.
Unggahan tersebut pun viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang diterima, Ayu menyebut sejumlah orang memberikan kabar bahwa mereka telah melihat anaknya.
Tambah Ayu, mereka menilai bahwa anak berusia 5 tahun itu sudah tidak terurus. Hal ini mendorong dirinya membuktikan kondisi buah hatinya dalam keadaan kucel di jalan.
Selain itu, sang anak diduga diajak mengemis oleh mantan suaminya. Hal tersebut berlangsung bersama ayahnya di tempat yang berbeda-beda.
"Ini anak saya namanya Aluna umur 5 tahun, dia direbut paksa oleh bapaknya yang tidak bertanggung jawab. 5 bulan anak saya enggak disekolahin, diajak mbambung dan setiap hari tidurnya di pasar beralas kardus," terangnya.
Ia tidak menyangka kondisi badan A sangat kurus. Hal itu disebabkan lantaran tak dikasih makan oleh ayahnya apabila tidak mendapatkan uang dari hasil mengemis di jalanan.
"Anak saya enggak dikasih makan kadang sampai dua hari, sampai badannya kurus, bajunya lusuh, bapaknya enggak kerja hanya mengandalkan uang hasil dari ngemis ke orang-orang. Kalau enggak dapat uang dari ngemis, ya enggak dikasih makan anak saya," katanya.




