PBNU: Kiai Zulfa Banyak Disebut di Cabang-Wilayah, Berpotensi Pimpin PBNU

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU KH Imron Rosyadi Hamid atau Gus Imron menyebut Wakil Ketua Umum PBNU Kiai Zulfa Mustofa menjadi satu-satunya wakil ketua umum yang namanya paling banyak dibicarakan di tingkat cabang maupun wilayah menjelang Muktamar PBNU.

Menurut Gus Imron, kondisi tersebut bahkan membuat nama Kiai Zulfa berpotensi untuk memimpin PBNU.

“Pak Kiai Zulfa Mustofa termasuk nama yang berpotensi memimpin Tanfidziyah PBNU karena posisinya sekarang menjadi satu-satunya Waketum yang namanya banyak disebut di Cabang dan Wilayah,” kata Gus Imron saat dikonfirmasi, Jumat (31/7).

Meski demikian, Gus Imron menegaskan Kiai Zulfa bukan satu-satunya figur yang memiliki peluang dalam kontestasi Ketua Umum PBNU.

Ia mengatakan sejumlah nama lain juga berpotensi maju dalam pemilihan ketua umum pada Muktamar PBNU mendatang.

“Nama-nama lain seperti Prof Nasaruddin Umar, Kiai Abdul Hakim, Prof Nuh, Gus Salam dan Gus Yusuf Khudlori juga berpeluang maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU,” ujarnya.

Gus Imron menambahkan, daftar nama yang kini ramai diperbincangkan diperkirakan masih akan mengerucut. Sebab, proses pencalonan nantinya akan mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta tata tertib pemilihan Ketua Umum PBNU.

“Pasti akan mengerucut jika dikaitkan persyaratan calon Ketua Umum yang diatur dalam AD ART dan Tata Tertib pemilihan,” ucap dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Zulfa Mustofa, memimpin doa di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda akad massal 62 ribu rumah subsidi yang digelar di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Momen tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di tengah menguatnya dinamika menjelang Muktamar PBNU. Nama Kiai Zulfa Mustofa belakangan disebut-sebut masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Bahkan pernyataan itu dibenarkan olehnya.

Dalam acara tersebut, Kiai Zulfa memimpin doa di hadapan Presiden Prabowo serta para menteri Kabinet Merah Putih dan ribuan peserta yang mengikuti akad massal rumah subsidi secara serentak.

Agenda itu juga dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang turut santer dikabarkan menjadi salah satu figur yang berpotensi meramaikan kontestasi calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang.

Kehadiran dua tokoh yang sama-sama disebut dalam bursa kepemimpinan PBNU itu pun menjadi sorotan tersendiri di sela agenda pemerintahan.

Menariknya, Kiai Zulfa Mustofa merupakan tokoh asal Banten, sementara acara berlangsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis warga Nahdlatul Ulama.

Momen ini juga jadi perhatian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Ara juga sempat menyinggung Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait Kiai Zulfa yang membaca doa dalam acara ini.

“Yang kami hormati sahabat saya lama, Pak Nusron. Tadi yang doa-doa itu aspirasi dari Pak Nusron, Pak. Karena ini menjelang acara NU, jadi kita akomodir dia punya harapan, Pak. Kita kan harus mengakomodir semua kepentingan seperti bapak,” kata Ara di panggung, berbicara ke Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kubu Ruben Onsu Serang Balik Sarwendah Usai Dituduh Nunggak Utang Pinjol
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cek Daftar Lengkap Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Tetapkan NH Tersangka Baru Dugaan TPPU Kasus Febrie Adriansyah
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemprov DKI Bakal Bangun Peternakan Sapi hingga Kebun Jagung di Tangerang
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kinerja Apple: Penjualan iPhone Meroket, Lini Layanan dan Pasar China di Bawah Ekspektasi
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.