Trump Klaim Hamas Sepakat Dilucuti, Hamas Membantah

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat menyebut Board of Peace telah mencapai kesepakatan untuk pelucutan senjata penuh Hamas dan kelompok bersenjata lain di Gaza. Namun, pejabat senior Hamas menegaskan tidak akan mengambil langkah pelucutan senjata sebelum pasukan Israel menarik diri dari Jalur Gaza.

Trump menyampaikan kesepakatan itu pada Kamis (31/7/2026) melalui unggahan di platform media sosial Truth Social. Ia menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah bersejarah menuju perdamaian dan keamanan di Gaza.

“Kesepakatan ini akan dilaksanakan dalam tahapan yang disusun secara hati-hati. Saat pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan mundur, dan International Stabilization Force akan bekerja dengan kepolisian Palestina yang baru untuk bertanggung jawab atas keamanan Gaza bagi penduduknya dan negara-negara tetangganya,” tulis Trump.

Presiden AS menyebut kesepakatan itu sebagai tonggak penting dalam pelaksanaan rencana 20 poin untuk Gaza. Ia mengatakan Gaza nantinya akan dikelola oleh pemerintahan Palestina yang baru dan bekerja sama dengan Board of Peace untuk membantu rakyat Palestina.

Trump juga berterima kasih kepada Mesir, Qatar, dan Turki atas upaya mediasi yang disebutnya membantu tercapainya terobosan bersejarah tersebut.

“Satu tahun lalu terjadi perang yang sangat keras, krisis kemanusiaan, dan para sandera ditahan dalam kondisi brutal. Kami telah membuat kemajuan bersejarah dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Trump seperti dikutip Anadolu.

Namun, Ghazi Hamad anggota delegasi negosiasi Hamas mengatakan, isu pelucutan senjata berkaitan langsung dengan penarikan pasukan Israel dari Gaza dan rekonstruksi wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya kepada Al Jazeera, Hamad menegaskan Israel tidak akan memiliki peran dalam proses pelucutan senjata. Menurutnya, proses itu akan dilakukan oleh komite nasional Palestina.

Hamad juga menegaskan Hamas tidak akan menjalankan langkah pelucutan senjata sebelum Israel terlebih dulu memenuhi kewajibannya dalam kesepakatan. Ia menggambarkan proses perundingan berlangsung sulit dan alot.

Menurut Hamad, Hamas berupaya mendapatkan hasil terbaik sambil tetap menjaga hak-hak rakyat Palestina. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Mesir, Qatar, dan Turki yang terlibat dalam mediasi hingga kesepakatan tersebut tercapai.

Sebelumnya, Board of Peace melalui unggahan di platform X menyatakan Hamas telah menyetujui peta jalan terperinci untuk melaksanakan tahapan berikutnya dari gencatan senjata Gaza.

Board of Peace menyebut fokus saat ini adalah implementasi kesepakatan. Lembaga itu juga menyatakan telah bekerja sama dengan National Committee for the Administration of Gaza (NCAG).

Dalam tahapan berikutnya, NCAG disebut akan memulai transisi bertahap menuju kewenangan penuh dengan dukungan International Stabilization Force. Proses itu diarahkan untuk mempercepat penegakan hukum, keamanan, dan perbaikan kondisi kemanusiaan di Gaza.

Perang genosida Israel di Gaza yang dimulai setelah serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023 telah merengut lebih dari 73.000 korban jiwa warga Palestina dan melukai lebih dari 174.000 orang lainnya. Sebagian besar korban disebut perempuan dan anak-anak, sementara sekitar 90 persen infrastruktur Gaza hancur.

Gencatan senjata di Gaza mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 berdasarkan rencana 20 poin Trump yang diawasi Board of Peace, yang diketuai Trump.

Meski gencatan senjata berlaku, laporan dalam materi tersebut menyebut Israel masih melakukan serangan harian di Gaza. Serangan itu disebut telah membunuh 1.214 warga Palestina dan melukai 3.977 orang lainnya, dengan sebagian besar korban perempuan dan anak-anak. (bil/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dituding Pilih Kasih, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Bantuan Keluarga Korban Pengeroyokan di Bali Lebih Besar
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
KFA Buka Lowongan Kerja Pimpin Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong Tak Bisa Jadi Pelatih Interim Karena Jalani Sanksi
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Berjibaku Mendata Ekonomi Warga Hingga ke Pulau Terluar
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Ekshumasi Dinilai Jadi Kunci Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil Deteksi Kemenhut, Anak Harimau Sumatra Bertahan Hidup di Kerinci Seblat
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.