JAKARTA, KOMPAS.TV- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun Instagram @infobmkg, peringatan ini berlaku mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2026.
BMKG menjelaskan, potensi gelombang tinggi dipengaruhi oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W yang berada di koordinat 12,9° LU dan 139,5° BT di Samudra Pasifik utara Papua. Sistem ini memengaruhi pola dan kecepatan angin di sejumlah wilayah perairan Indonesia sehingga meningkatkan tinggi gelombang.
Menurut data BMKG pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan berkisar 6–28 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 6–25 knot.
Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 92W Terdeteksi di Laut Filipina, BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi
Kondisi tersebut berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan Indonesia.
Wilayah Berpotensi Mengalami Gelombang 1,25–2,5 Meter
BMKG memprakirakan gelombang dengan tinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah berikut:
• Selat Malaka bagian utara
• Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
• Selat Karimata bagian selatan
• Laut Jawa bagian barat
• Laut Jawa bagian tengah
• Laut Jawa bagian timur
• Selat Makassar bagian selatan
• Selat Makassar bagian tengah
• Laut Flores
• Laut Banda
• Laut Seram
• Samudra Pasifik utara Maluku
• Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
• Laut Arafuru bagian utara
• Laut Arafuru bagian tengah
• Laut Arafuru bagian barat
• Laut Arafuru bagian timur
Daftar Wilayah Berpotensi Gelombang Tinggi 2,5–4 Meter
Sementara itu, gelombang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, diperkirakan terjadi di sejumlah perairan berikut:
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada
Sumber : BMKG
- Bmkg
- Gelombang tinggi
- Gelombang tinggi 3 agustus 2026
- perairan indonesia
- peringatan dini





