Literasi Masyarakat Masih Rendah, Pemkot Bandung Hadirkan Bazar Buku BBW

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Bazar buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Books X-Treme Sale Bandung 2026, resmi digelar mulai 3 hingga 9 Agustus 2026, di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. 

Acara ini merupakan bagian dari kolaborasi bersama Pemerintah Kota Bandung dalam tajuk Pages & Plates Festival 2026, yang menggabungkan bazar buku, kuliner, dan hiburan keluarga.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan latar belakang terselenggaranya BBW di kota kembang itu. Melalui bazar itu, Farhan ingin tingkat literasi masyarakat Kota Bandung bisa terdongkrak.

"Karena saya baru tahu kemarin di rilisnya Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Bandung itu jauh di bawah rata-rata Jawa Barat (Jabar). Rata-rata indeksnya Jabar di angka 18. Kita (Bandung) masih di angka 14," kata Farhan, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat, 31 Juli 2026.

IPLM kota Bandung juga masih tertinggal jauh dari Kabupaten Cimahi. Menurut Farhan, berdasarkan rilis Perpusnas, IPLM Cimahi berada pada angka 29.

"Idealnya di atas 40. Belum ada yang ideal memang," kata Farhan.
 

Baca Juga :

Big Bad Wolf 2026 Kembali Digelar di Makassar, Dorong Akses Buku Lebih Luas


Untuk itu, pihaknya mulai memikirkan strategi cara menaikkan literasi masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga mengumpulkan para ahli untuk mendengarkan masukan mereka.

Setelah berdiskusi dengan para pakar, mereka baru memahami, bahwa literasi itu bukan hanya masalah baca. Literasi adalah semangat untuk mencari tahu.

Mencari tahunya melalui berbagai macam tulisan, buku, dan novel. Termasuk mesin pencari data atau akal imitasi (AI).

"Dari rasa ingin tahu itulah maka kita menguji cara mencari kata kunci itu. Dari kata kunci itulah kita mulai kemudian menggali lebih dalam untuk belajar membaca," tutur mantan penyiar radio itu.

Langkah selanjutnya, Farhan melakukan rotasi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusipda), dengan menunjuk Dewi Kaniasari sebagai Kepala Dispusipda. Kemudian juga merombak sejumlah staf yang punya semangat untuk membuat event.

Rotasi itu membuahkan hasil hingga akhirnya terselenggara BBW Books X-Treme Sale Bandung 2026, bertajuk Pages & Plates Festival 2026.

"Bertemu dengan BBW, ya kawinlah kita akhirnya," kata Farhan.

Sementara itu, Country Director BBW Indonesia, Martius Wandi Budianto memuji kepercayaan Pemkot Bandung kepada BBW Indonesia untuk menyelenggarakan event tersebut. Terlebih ini menjadi bazar buku perdana di Bandung bagi BBW Indonesia.

"Selama 10 tahun BBW ada di Indonesia, kita belum pernah berhasil untuk mengadakan event ini di Kota Bandung. Jadi baru tahun ini kita benar-benar berhasil. Akhirnya dibantu oleh Kang Farhan dan bu Kenny (Dewi Kaniasari), akhirnya kita dapat fasilitas untuk dapat sebuah tempat di dalam Kota Bandung," ujar Martius.









Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hamas Capai Kesepakatan dengan Israel soal Senjata Penarikan Pasukan dari Gaza
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Piala Presiden 2026, Jumat 31 Juli: Arema FC dan Persib Bandung Main
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
MK Larang MBG Gunakan 20 Persen Alokasi Anggaran Pendidikan, Istana: Apapun Itu Kita Hormati
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Rugikan Negara Rp 15,6 M, Korupsi Jasindo Pakai Modus Komisi Fiktif
• 1 jam laludetik.com
thumb
Jadi Urat Nadi, PHR Hasilkan 700 Juta Kaki Kubik Gas di Sumatra
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.