Jakarta (ANTARA) - Organisasi Tinju Dunia atau World Boxing mengumumkan pencabutan sanksi terhadap atlet-atlet Rusia sehingga mereka bisa kembali tampil ke panggung dunia.
"Dewan Eksekutif menerima bahwa atlet Rusia akan mengikuti kompetisi World Boxing seperti petinju dari federasi nasional lainnya," demikian pernyataan World Boxing dalam laporan AFP yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Sebelumnya, World Boxing memberlakukan pembatasan terhadap atlet tinju dari Rusia dan Belarusia sebagai respons atas invasi Rusia ke Ukraina. Berdasarkan kebijakan tersebut, para atlet dari kedua negara tidak diizinkan bertanding dengan menggunakan bendera, seragam, maupun lagu kebangsaan nasional.
Guna mengikuti ajang yang berada di bawah naungan World Boxing, atlet Rusia dan Belarusia diwajibkan menjalani proses verifikasi yang ketat sebelum diizinkan bertanding dengan status atlet netral.
Pada April 2026, World Boxing lebih dulu mengizinkan petinju Rusia tampil dengan status netral. Namun, pada Kamis (30/7), organisasi yang dipimpin mantan juara dunia asal Kazakhstan, Gennady Golovkin, memutuskan mencabut pembatasan tersebut sehingga petinju Rusia kembali dapat bertanding dengan identitas nasional mereka.
Baca juga: Juara dunia WBC Caroline memulai babak baru dengan tim Manny Robles
Keputusan itu menyusul langkah Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang lebih dahulu melonggarkan sejumlah pembatasan terhadap Rusia.
Sebelumnya, IOC mengumumkan pencabutan penangguhan terhadap Komite Olimpiade Rusia sekaligus melonggarkan sejumlah pembatasan. Langkah itu membuka peluang yang lebih besar bagi atlet Rusia untuk mengikuti proses kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Meski mencabut sanksi, World Boxing menegaskan tetap akan melakukan pengawasan terhadap kontingen Rusia selama mengikuti kejuaraan. Perilaku delegasi Rusia selama ajang berlangsung akan dipantau secara ketat, termasuk kepatuhan terhadap protokol antidoping.
Sementara itu, Menteri Olahraga Rusia Mikhail Degtyarev menyambut baik keputusan tersebut.
"Tinju Rusia kembali ke panggung internasional. World Boxing telah mengizinkan atlet kami, di semua kelompok usia, untuk mengikuti seluruh ajang internasional dengan bendera dan lagu kebangsaan nasional," katanya.
Baca juga: Benavidez dan Mikaelian semakin dekat dengan laga penyatuan gelar
"Dewan Eksekutif menerima bahwa atlet Rusia akan mengikuti kompetisi World Boxing seperti petinju dari federasi nasional lainnya," demikian pernyataan World Boxing dalam laporan AFP yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Sebelumnya, World Boxing memberlakukan pembatasan terhadap atlet tinju dari Rusia dan Belarusia sebagai respons atas invasi Rusia ke Ukraina. Berdasarkan kebijakan tersebut, para atlet dari kedua negara tidak diizinkan bertanding dengan menggunakan bendera, seragam, maupun lagu kebangsaan nasional.
Guna mengikuti ajang yang berada di bawah naungan World Boxing, atlet Rusia dan Belarusia diwajibkan menjalani proses verifikasi yang ketat sebelum diizinkan bertanding dengan status atlet netral.
Pada April 2026, World Boxing lebih dulu mengizinkan petinju Rusia tampil dengan status netral. Namun, pada Kamis (30/7), organisasi yang dipimpin mantan juara dunia asal Kazakhstan, Gennady Golovkin, memutuskan mencabut pembatasan tersebut sehingga petinju Rusia kembali dapat bertanding dengan identitas nasional mereka.
Baca juga: Juara dunia WBC Caroline memulai babak baru dengan tim Manny Robles
Keputusan itu menyusul langkah Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang lebih dahulu melonggarkan sejumlah pembatasan terhadap Rusia.
Sebelumnya, IOC mengumumkan pencabutan penangguhan terhadap Komite Olimpiade Rusia sekaligus melonggarkan sejumlah pembatasan. Langkah itu membuka peluang yang lebih besar bagi atlet Rusia untuk mengikuti proses kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Meski mencabut sanksi, World Boxing menegaskan tetap akan melakukan pengawasan terhadap kontingen Rusia selama mengikuti kejuaraan. Perilaku delegasi Rusia selama ajang berlangsung akan dipantau secara ketat, termasuk kepatuhan terhadap protokol antidoping.
Sementara itu, Menteri Olahraga Rusia Mikhail Degtyarev menyambut baik keputusan tersebut.
"Tinju Rusia kembali ke panggung internasional. World Boxing telah mengizinkan atlet kami, di semua kelompok usia, untuk mengikuti seluruh ajang internasional dengan bendera dan lagu kebangsaan nasional," katanya.
Baca juga: Benavidez dan Mikaelian semakin dekat dengan laga penyatuan gelar





