EtIndonesia.com Baru-baru ini, sebuah komite Senat AS merilis dokumen yang telah dideklasifikasi.
Dikutip NTD, 30 Juli 2026, Dokumen tersebut menunjukkan bahwa Zhou Yusen, seorang ilmuwan militer Tiongkok, mengirim sampel COVID-19 ke sebuah laboratorium di Minnesota pada tahun 2018, lebih dari setahun sebelum wabah di Wuhan, Tiongkok.
Ini sekali lagi mengungkap penelitian rahasia yang dilakukan oleh militer Partai Komunis Tiongkok (PKT) tentang virus COVID-19.
Ilmuwan forensik FBI menentukan bahwa sampel COVID-19 yang dikirim adalah virus diare epidemik babi, yang menyebabkan tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi pada peternakan babi.





