Potensi Pariwisata Kalsel Dioptimalisasi

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Potensi pariwisata di Kalimantan Selatan, dioptimalisasi melalui beragam cara. Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyebut setiap program pembangunan harus dapat memberi manfaat pada masyarakat. 

"Termasuk sektor pariwisata yang harus mampu memberikan manfaat ekonomi nyata, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Banua," kata Muhidin dalam keterangan yang dikutip Jumat, 31 Juli 2026.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kini melihat pariwisata dari perspektif yang lebih luas. Pariwisata tidak lagi diposisikan hanya untuk menarik kunjungan wisatawan, tetapi sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, mendorong investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Arah baru tersebut sejalan dengan target pembangunan RPJMD Kalimantan Selatan 2025-2029 yang menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi menuju target 8,1 persen pada 2029. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata menyusun peta jalan transformasi pariwisata daerah dengan melibatkan akademisi.
 

Baca Juga :

Wamenkeu: PFII di Bali Buka Peluang Ekonomi Baru selain Pariwisata

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady menyebut sektor pariwisata memiliki daya ungkit yang besar terhadap perekonomian daerah. Karena, melibatkan berbagai sektor pendukung. Dengan kata lain, transformasi ini merupakan perubahan paradigma dalam pembangunan pariwisata.
 
"Sektor pariwisata bukan sekadar tentang kunjungan orang ke tempat wisata. Pariwisata adalah multi sektor yang memiliki daya ungkit luar biasa terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Setiap wisatawan yang datang akan menggerakkan sektor transportasi, penginapan, kuliner, hingga industri kreatif dan UMKM lokal kita," ujar Iwan.

Iwan mengatakan saat ini pihaknya melakukan transformasi yang  bukan sekadar membangun objek wisata. Tetapi, menciptakan ekosistem ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
 
"Yang lebih penting adalah bagaimana setiap destinasi mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ketika wisatawan datang, mereka menggunakan transportasi lokal, menginap di hotel, menikmati kuliner khas Banua, membeli produk UMKM, hingga memanfaatkan jasa pemandu wisata. Di situlah nilai ekonomi pariwisata tercipta," ujar Iwan.
 
Dalam strategi pembangunan pariwisata 2025-2029, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memfokuskan pembangunan pada beberapa pengungkit utama, yakni Meratus UNESCO Global Geopark, destinasi prioritas, desa wisata, event unggulan, digital tourism, dan ekonomi kreatif. Seluruhnya diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi sektor pariwisata melalui penguatan daya saing destinasi dan integrasi lintas sektor.
 

Monyet Bekantan sebagai ikon Kalsel. Foto: Istimewa 

Digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi tersebut. Perubahan perilaku di era digital mendorong promosi destinasi dilakukan lebih luas melalui media sosial dan platform digital lainnya, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing destinasi dan produk lokal.
 
"Pembangunan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat," kata Iwan.
 
Iwan juga menilai masyarakat merupakan bagian penting dalam pembangunan pariwisata, mulai dari menjaga kelestarian lingkungan dan budaya, hingga menghadirkan produk serta layanan yang berkualitas bagi wisatawan.
 
"Kami ingin pariwisata tidak hanya menghadirkan lebih banyak wisatawan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat, didukung digitalisasi dan partisipasi aktif masyarakat," kata Iwan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Benarkah Harus Menunggu Tiga Bulan untuk Ubah FKTP BPJS Kesehatan?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Mau Bikin Lomba Kota Terbersih, Insentifnya Rp 20 M
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Istana Hormati Putusan MK soal Anggaran MBG: Kita Akan Pelajari
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Tegaskan Swasta Penimbun Sampah di Penjaringan Akan Diproses Hukum
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
TPA Dengung Lebak Kebakaran, Api Diduga dari Pembakaran Ilalang
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.