Erick Thohir Pasang Badan Dukung Rencana Baru FIFA, Singgung Ancaman Suspend 8 Tahun Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan terbaru Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Program tersebut dirancang untuk mengoptimalkan nilai komersial sebagian hak turnamen FIFA sehingga mampu meningkatkan pendanaan bagi pengembangan sepak bola di seluruh asosiasi anggota FIFA.

Erick Thohir menilai langkah tersebut sebagai kebijakan strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi negara-negara yang tengah membangun fondasi sepak bolanya, termasuk Indonesia. Menurutnya, PSSI berdiri di belakang inisiatif yang diusung Gianni Infantino karena diyakini mampu menciptakan perkembangan sepak bola yang lebih merata dan inklusif.

Baca Juga :
Hasil Piala AFF 2026: Lawan 10 Pemain Timor Leste, Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol di Babak Pertama
Kabar Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kembali Bersinar di Ajax Amsterdam

"Konteksnya harus kita lihat secara utuh. Prestasi dan kebangkitan sepak bola kita hari ini tidak lepas dari kehadiran masyarakat, pemerintah, dan tentunya FIFA yang selalu mendampingi kita," kata Erick Thohir dalam pernyataan resminya.

Ia juga mengingat kembali situasi pasca-tragedi Kanjuruhan yang sempat menempatkan Indonesia dalam ancaman sanksi berat dari FIFA. Menurut Erick, keberhasilan Indonesia menghindari hukuman tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan FIFA.

Presiden FIFA Gianni Infantino
Photo :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Mark J Rebilas

"Kita harus berterima kasih, terutama kepada FIFA. Mengingat kembali peristiwa Kanjuruhan, jika saat itu tidak ada kesepakatan antara pemerintah, masyarakat, dan FIFA, tim nasional kita mungkin tidak ada hari ini karena ancaman suspend selama delapan tahun," ujarnya.

Erick Thohir, yang saat itu turut membantu menjembatani komunikasi dengan FIFA sebelum menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa Indonesia layak mendapatkan dukungan konkret dari badan sepak bola dunia. Dengan basis penggemar sepak bola yang sangat besar, Indonesia dinilai tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pasar komersial.

"Kita sampaikan kepada FIFA bahwa kita butuh dibantu. Secara jumlah penggemar, kita bahkan lebih besar dari Brasil. Interaksi di media sosial klub-klub top Eropa membuktikan bahwa followers dari Indonesia selalu mendominasi. Artinya, kita jangan hanya mau dijadikan market," tegas Erick.

Ia menambahkan, komitmen FIFA terhadap Indonesia kini sudah terlihat melalui kehadiran kantor regional di Jakarta serta alokasi pendanaan yang mencapai sekitar satu hingga dua juta dolar AS setiap tahun untuk mendukung pengembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Baca Juga :
Kim Sang-sik Soroti Ancaman Mitchell Baker, Vietnam Mulai Siapkan Taktik Khusus Ini
Maarten Paes Terima Kabar Buruk dari Fabrizio Romano, Nasib Kiper Timnas Indonesia Terancam di Belanda
Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laba Astra Agro (AALI) Naik Jadi Rp 1,09 Triliun hingga Semester I 2026
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Hanya Soekarno-Hatta, Inilah Tokoh-tokoh Penting di Balik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
• 15 jam lalugrid.id
thumb
260 Ribu Orang Indonesia Meninggal Akibat Serangan Jantung Setiap Tahun, Menkes Dorong Deteksi Dini
• 5 jam lalucumicumi.com
thumb
Kementerian PPN Gandeng KPK Mengawal Penggunaan Dana Otonomi Khusus Papua demi Perkuat Tata Kelola
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Hasil Piala AFF 2026: Sempat Buntu, Timnas Indonesia Akhirnya Hancurkan Timor Leste 3-0
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.