FLORES TIMUR, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi pada Jumat (31/7/2026) pukul 17.56 WITA. Kolom abu tebal teramati membubung sekitar 700 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Herman Yosef S Mboro, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 2.284 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Abu vulkanik bergerak ke arah barat dan barat laut.
"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Jumat, 31 Juli 2026, pukul 17:56 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Jumat (31/7/2026).
Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter. Aktivitas letusan berlangsung selama 182 detik. Belum ada laporan mengenai dampak erupsi terhadap permukiman maupun aktivitas masyarakat. Warga diminta mengikuti rekomendasi resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
PVMBG meminta masyarakat sekitar serta pengunjung dan wisatawan tidak beraktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca Juga:Pertalite Langka, Antrean Kendaraan di SPBU Bangkalan MengularMasyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Warga juga diimbau tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.
Selain bahaya erupsi, masyarakat perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
#regional




