Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menghadiri open house Sekolah Rakyat (SR) di Desa Srigonco. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026 - 2027.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang M. Sanusi turut hadir dalam open house Sekolah Rakyat, yang dihadiri oleh ratusan orang tua wali murid dan siswa.
Total ada sebanyak 317 siswa yang hadir dalam Open House ini. Mereka akan mengikuti proses pembelajaran dan pembinaan selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
Rulian mengungkapkan, pihaknya mendukung program Sekolah Rakyat yang memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Kami sangat mendukung hadirnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang. Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun karakter dan mempersiapkan mereka menjadi generasi penerus bangsa," kata Rulian, saat ditemui usai kegiatan, Jumat (31/7).
Di kegiatan tersebut, Rulian dkk meninjau sejumlah fasilitas Sekolah Rakyat sebelum mengikuti pembukaan MPLS. Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat juga dilakukan secara serentak se-Indonesia melalui zoom meeting bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Dirinya menilai lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar siswa.
"Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Yang paling penting, mari bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar aman, nyaman, dan bebas dari perundungan," ungkap Rulian.
Dia menambahkan, Polres Malang siap bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif.
"Keamanan lingkungan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Polres Malang siap mendukung dan bersinergi agar anak-anak dapat belajar dengan tenang, tumbuh dengan baik, serta memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita mereka," pungkasnya.




