Sudaryono Buka Suara soal Pegawai BGN Dimutasi ke Papua Gara-gara Main Hp Saat Rapat

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan penjelasan terkait keputusannya untuk memutasi pegawai BGN ke Papua gara-gara main ponsel saat rapat secara daring (Zoom).

"Jadi begini, jadi yang bersangkutan betul itu memang saya memberikan Zoom kemudian di layar, dia pegang ponsel, kemudian saya beri teguran, dan memang di situ saya sampaikan untuk dipindahkan ke Papua," kata Sudaryono, saat konferensi pers di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

Sudaryono menuturkan, pegawai tersebut merupakan Koordinator Wilayah di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Setelah dilakukan evaluasi, rencana mutasi ke Papua itu dibatalkan karena posisi tenaga SPPG maupun SPPI di sana sudah berlebih atau oversupply.

Baca juga: Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan, Kepala BGN: Kami Siap Laksanakan Putusan MK

"Di Papua itu tenaga SPPG atau tenaga SPPI-nya itu ternyata oversupply, artinya tenaga SPPI dengan dapurnya, dapurnya belum begitu banyak sehingga tenaganya oversupply," ujar dia.

Pada akhirnya, Sudaryono memindahkan pegawainya itu ke daerah lain yang lebih membutuhkan tambahan tenaga SPPI.

"Jadinya kami pindahkan kalau tidak salah ke Sulawesi Selatan, yang di mana memang ada kebutuhan tambahan tenaga SPPI di tempat itu, gitu kira-kira," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, viral video di media sosial yang memperlihatkan Sudaryono langsung meminta Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BGN mencatat nama pegawai tersebut dan memindahkannya ke Papua.

Baca juga: Melihat Komponen Anggaran Pendidikan 2026 yang Capai Rp 769 Triliun, Rp 223 T untuk BGN

Instruksi itu disampaikan langsung dalam sebuah rapat yang digelar secara daring.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Karo SDM, tolong dicatat Korwil Kabupaten Kayong Utara Adi Afrianto, saya minta yang bersangkutan dipindah ke Papua segera," ujar Sudaryono.

Sudaryono lalu meminta jajaran BGN melakukan pengecekan terhadap seluruh peserta rapat yang dinilai tidak fokus mengikuti jalannya pertemuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peredaran 75.992 Bibit Sawit Ilegal Digagalkan di Lampung, Jaringan Belum Terkuak
• 3 jam lalukompas.id
thumb
5 Cara untuk Perempuan Tampil Well-Groomed Tanpa Bikin Dompet Bocor
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jasa Armada (IPCM) Catat Laba Rp68 Miliar di Semester I, Turun 24 Persen
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Cicalengka, Ratusan Ribu Butir Disita dan Satu Tersangka Diamankan
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Pengamat Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Utama Elektabilitas Prabowo Kalah oleh Dedi Mulyadi
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.