JAKARTA, DISWAY.ID - Pemasangan pagar besi berukuran tinggi di area depan Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, belakangan menjadi sorotan setelah foto dan videonya beredar luas di media sosial.
Keberadaan pagar tersebut bahkan memicu spekulasi warganet yang mengaitkannya dengan isu persiapan menghadapi aksi demonstrasi besar-besaran yang disebut akan berlangsung pada Agustus 2026.
Namun, pantauan Disway.id secara langsung di lokasi pada Jumat, 31 Juli 2026, menunjukkan kondisi pagar tersebut tidak seperti narasi yang ramai beredar di media sosial.
BACA JUGA:Ramai Mal Dipasangi Pagar Tinggi, APINDO Buka Suara soal Ancaman Keamanan
Namun, tidak seperti yang dinarisakan media sosial yang terkesan dilebihkan.
Pagar tersebut hanya ada di posisi yang terbuka. Tidak mengelilingi mal.
Pagar hanya tampak di bagian tengah mal yang berdekatan langsung dengan trotoar. Sedangkan untuk bagian masuk mal yang dilalui kendaraan roda 4 tampak biasa saja seperti sebelumnya, tidak ada pembatas yang berlebihan.
Begitupun dengan akses keluar kendaraan, yang tidak ada pagar tambahan.
Pagar baru ini berdempetan dengan trotoar jalan dengan posisi yang lebih tingi. Adapun akses khusus pejalan kaki untuk masuk mal yang berada di depan pagar terlihat tanpa pembatas.
BACA JUGA:Heboh Pagar Mal Ditinggikan, Hasan Nasbi Minta Publik Tak Terjebak Berita Menakutkan
Pedagang setempat mengaku, tidak tahu menahu, soal pembangunan pagar tersebut yang sudah dibangun.
Ia mengatakan, sebelum dibangun pagar tersebut. Tidak ada orang yang masuk mal lewat akes tersebut. Hal itu, lantaran posisi tanahnya yang lebih tinggi dari jalan.
"Gak tau buat apa, gak ada pagar juga gak yang lewat situ, tinggi juga posisinya," ujarnya saat ditemui,Jumat, 31 Juli 2026.
Sementara itu, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja langsung meluruskan kabar miring tersebut.
BACA JUGA:Ramai Mal Dipasangi Pagar Tinggi, Muncul Spekulasi Keamanan, Mendag: Enggak Ada Kaitannya
- 1
- 2
- »





