Pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan menjadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa hari terakhir ini. Namun pemerintah membantah keras keberadaan pagar ini karena isu akan adanya aksi besar yang disebut-sebut akan berlangsung pada Agustus.
Setidaknya terdapat empat pusat perbelanjaan yang diberitakan memasang pagar besi tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, yang berlokasi di Surabaya dan Jakarta. Pengelola mulai memasang pagar besi dengan ketinggian sekitar dua meter di sisi luar area mall, yang membuat tampilan pusat perbelanjaan berubah dibandingkan dengan sebelumnya.
Pagar umumnya dipasang di sepanjang sisi yang berbatasan langsung dengan jalan raya, sehingga menimbulkan beragam spekulasi. Pagar yang dipasang menggunakan material besi kokoh dan langsung menarik perhatian publik. Ini karena sebelumnya area depan mall didominasi ruang terbuka.
Baca Juga :
Soal Mal Pasang Pagar Tinggi, Istana: Keadaan Negara Baik
Namun Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan tidak ada persoalan maupun isu keamanan yang melatarbelakangi pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan yang kini ramai diperbincangkan.
“Enggak, enggak ada kaitannya dengan itu,” ujar Budi dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat, 31 Juli 2026.
Penegasan ini disampaikan berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah asosiasi, baik yang menaungi para pengelola pusat perbelanjaan maupun himpunan penyewa.
“Enggak ada. Kita dari koordinasi dengan HIPPINDO, dengan APRINDO, dengan APPBI enggak ada masalah kok. Enggak ada isu itu,” ungkap Budi.




