JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mempercepat pemulihan kawasan terdampak bencana melalui pembangunan hunian tetap (Huntap) di wilayah Sumatera.
Perkembangan pelaksanaan program tersebut dipaparkan dalam penyampaian progres realisasi pembangunan hunian tetap pascabencana yang berlangsung di Wisma Mandiri Lantai 21, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian PKP juga menyampaikan perkembangan realisasi anggaran serta pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran (TA) 2026.
BACA JUGA:KPK Ungkap Kejanggalan Stafnya Jadi Tersangka, Chat dengan Ayah Selalu Dihapus Otomatis
Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP, Teddy Paul H. Siagian, memaparkan perkembangan pembangunan tersebut.
Ia bilang, pemerintah memberikan tambahan anggaran sebesar Rp2,219 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan 7.952 unit hunian tetap pada Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Percepatan pembangunan hunian tetap merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana. Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh," ujar Teddy Paul H. Siagian.
Secara keseluruhan, pembangunan hunian tetap pascabencana direncanakan mencapai 25.606 unit hingga tahun 2027 dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp7,4 triliun.
BACA JUGA:BULOG Edukasi Masyarakat Kenali Standar Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
Dari jumlah tersebut, Provinsi Aceh memperoleh alokasi terbesar, yakni 20.647 unit, sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan terdampak bencana.
Pada Tahun Anggaran 2026, pembangunan hunian tetap ditargetkan sebanyak 7.952 unit dengan total anggaran sebesar Rp2,339 triliun.
Alokasi tersebut terdiri atas 6.220 unit di Provinsi Aceh dengan anggaran Rp1,819 triliun, 919 unit di Provinsi Sumatera Utara dengan anggaran Rp299,38 miliar, serta 813 unit di Provinsi Sumatera Barat dengan anggaran Rp220,51 miliar.
Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2027, pemerintah menargetkan pembangunan 17.654 unit hunian tetap dengan total anggaran sebesar Rp5,067 triliun.
BACA JUGA:Ramai Mal Dipasangi Pagar Tinggi, APINDO Buka Suara soal Ancaman Keamanan
Rinciannya meliputi 14.427 unit di Provinsi Aceh dengan anggaran Rp4,153 triliun, 2.788 unit di Provinsi Sumatera Utara dengan anggaran Rp802,66 miliar, serta 439 unit di Provinsi Sumatera Barat dengan anggaran Rp111,37 miliar.
- 1
- 2
- »





