Seirit Apa MG ZS Hybrid+, Klaimnya Tembus 27,7 Km per Liter

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Persaingan mobil hybrid di Indonesia semakin menarik. Tak hanya adu harga, para produsen kini juga berlomba menawarkan efisiensi bahan bakar. Salah satu klaim terbaru datang dari MG melalui SUV hybrid terbarunya, MG ZS Hybrid, yang disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 27,7 kilometer per liter.

Angka tersebut merupakan hasil pengujian internal MG dengan skenario berkendara di jalanan Indonesia. Jika klaim itu mendekati penggunaan sehari-hari, maka SUV ini berpotensi menjadi salah satu mobil hybrid paling irit di kelasnya.

Baca Juga :
Terpopuler: Deretan Motor Royal Enfield, Harga Mobil Listrik GAC Turun, hingga Jurus VinFast Bikin Tenang
Honda Tiba-tiba Goda Konsumen dengan Cicilan Rp1 Jutaan, Ada Apa?

Lantas, apa yang membuat konsumsi bahan bakarnya bisa setinggi itu?

Menurut MG Motor Indonesia, efisiensi tersebut bukan hanya berasal dari penggunaan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc, tetapi juga hasil kerja sistem Hybrid+ Technology yang menggabungkan mesin konvensional dengan motor listrik serta transmisi hybrid khusus.

"MG ZS Hybrid+ hadir sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan lebih dari sebuah SUV hybrid. Kami memadukan efisiensi Hybrid+ Technology dengan performa yang responsif, desain yang modern, serta kenyamanan dan perlindungan yang dibutuhkan keluarga," ujar Head of Product MG Motor Indonesia, Eko Fachruroji.

Sistem hybrid pada MG ZS Hybrid+ terdiri dari mesin bensin 1.5 liter, motor listrik berdaya tinggi, baterai berkapasitas 1,83 kWh, serta 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Berbeda dengan transmisi CVT yang umum digunakan pada mobil hybrid, DHT dirancang agar tenaga dari mesin maupun motor listrik dapat disalurkan lebih efisien sesuai kebutuhan berkendara.

Otak dari sistem tersebut adalah Hybrid Control Unit yang bekerja secara otomatis. Teknologi ini diklaim mampu mengatur delapan skenario propulsi, mulai dari mengandalkan motor listrik saat kecepatan rendah, mengombinasikan mesin dan motor listrik ketika berakselerasi, hingga memanfaatkan mesin secara optimal saat melaju konstan di jalan tol.

Senior Product Director SAIC Motor, Leo Liu, mengatakan pengemudi tidak perlu mengatur perpindahan mode karena seluruh proses berlangsung otomatis.

"Hybrid+ Technology dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara efisiensi dan performa dalam berbagai kondisi berkendara. Melalui 3-Speed DHT dan delapan skenario propulsi yang dikelola secara otomatis oleh Hybrid Control Unit, sistem pintar dapat menentukan penggunaan tenaga yang paling sesuai dengan kecepatan, kebutuhan tenaga, dan kondisi baterai," kata Leo.

Baca Juga :
Chery Q Dijual Mulai Rp 239,9 Juta Tapi Belinya Gak Bisa Sembarangan
Ini yang Bikin Lepas Berani Jual SUV Listrik Rp300 Jutaan
Tiga Mobil Andalan Daihatsu Kini Punya Versi Baru

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Melihat SUV Listrik Tercanggih Volvo yang Jadi Magnet Pengunjung GIIAS 2006
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
IFG Life Perkuat Pembiayaan Rumah lewat Asuransi Jiwa Kredit
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Meriahkan HUT Ke-81 RI, Pesta Rakyat Bakal Digelar Seharian di Monas
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, Pelindo dan BMKG Perkuat Sinergi Data
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Viral Petugas Dishub Kota Bekasi Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.