Mengapa Menopause Bikin Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung?

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO,ID, JAKARTA -- Menopause tidak hanya menandai berakhirnya siklus menstruasi, tetapi juga menjadi fase penting yang memengaruhi kesehatan jantung perempuan. Setelah memasuki masa menopause, pakar mengingatkan bahwa risiko penyakit jantung bisa meningkat secara signifikan.

Direktur senior kardiologi di Fortis Memorial Research Institute, dr Sanjat Chiwane, mengatakan penurunan kadar hormon estrogen menjadi faktor utama di balik meningkatnya risiko tersebut. Menurut dia, estrogen berperan melindungi pembuluh darah sekaligus membantu menjaga kadar kolesterol tetap dalam kisaran yang sehat.

Baca Juga
  • Latihan Angkat Beban Dua Jam Sepekan Turunkan Risiko Serangan Jantung Wanita
  • Dokter: Olahraga Rutin di Usia 40 Tahun Turunkan Risiko Penyakit Jantung
  • Mengenal Slow Jogging, Lari Santai yang Efektif Bakar Lemak dan Sehatkan Jantung

Ketika kadar hormon ini menurun, perempuan menjadi lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan kadar kolesterol, serta penambahan berat badan, terutama di area perut. Berbagai perubahan tersebut terjadi secara bertahap dan pada akhirnya meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke.

Dokter Sanjat juga mengingatkan gejala penyakit jantung pada perempuan kerap sulit dikenali karena tidak selalu berupa nyeri dada yang hebat. Menurut dia, gejala penyakit jantung pada perempuan bisa muncul dalam bentuk kelelahan yang berkepanjangan, mudah sesak napas, mual, atau pusing yang datang tiba-tiba.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain itu, penyakit jantung juga dapat ditandai dengan gangguan tidur serta nyeri pada rahang, leher, punggung, atau bahu. "Yang menjadi masalah adalah gejala-gejala ini sering dianggap sebagai akibat stres, proses penuaan, atau bagian normal dari menopause," kata dr Sanjat dilansir laman Hindustan Times, Sabtu (1/8/2026).

Akibatnya, banyak perempuan terlambat mencari pertolongan medis sehingga penanganan penyakit jantung menjadi tertunda. Padahal penyakit jantung pada perempuan merupakan kondisi serius yang tidak boleh diabaikan.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TRIV Perluas Ekosistem Bisnis dan Literasi Aset Digital
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lirik dan Makna Lagu Keep Me - Novo Amor
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bukan Hybrid Konvensional, Ini Cara Kerja Teknologi REEV di iCAR V27
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Cerita ASN Pengalaman Tinggal di IKN, Komentarnya Tak Terduga
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK Periksa Geisz Chalifah Untuk Dikonfirmasi Soal Keterkaitan Asetnya dengan Kasus Gratifikasi di Kukar
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.