Gerindra Optimistis Kepuasan Publik atas Pemerintahan Prabowo Naik Lagi

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra optimistis tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan kembali meningkat seiring semakin matangnya implementasi berbagai program pemerintah.

"Kami sangat optimistis, seiring dengan makin matangnya eksekusi program strategis pemerintah dan manfaatnya mulai dirasakan langsung di dapur-dapur rumah tangga rakyat, angka kepuasan publik dan survei akan dengan sendirinya merangkak naik kembali," ujar Juru Bicara Gerindra Sugiat Santoso dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/8/2026).

Sugiat mengatakan, dinamika hasil survei adalah hal wajar dalam sistem demokrasi.

Baca juga: Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Publik atas Pemerintahan Prabowo 51 Persen

Oleh karena itu, Gerindra memandang survei sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja, bukan sebagai penentu arah kebijakan pemerintah.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu juga menegaskan Gerindra tidak panik menyikapi turunnya angka kepuasan publik.

Sebab, hasil survei justru menjadi pengingat bagi pemerintah agar mempercepat pelaksanaan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Partai Gerindra sama sekali tidak panik dengan penurunan atau dinamika angka survei. Justru angka-angka ini kami baca secara jernih sebagai alarm pengingat dan aspirasi jujur dari masyarakat yang harus direspons dengan percepatan kinerja, bukan dengan kegelisahan politik," jelas Sugiat.

Baca juga: Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo 51 Persen, Istana: Kita Kerja, Bukan Cari Survei!

Sugiat menekankan, perhatian pemerintah saat ini tetap diarahkan pada penyelesaian berbagai persoalan mendasar.

Di antaranya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, hingga memperluas akses layanan kesehatan.

Selain itu, pemerintah juga masih terus melanjutkan program strategis nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, serta penataan ekonomi dan birokrasi.

"Kadang, kebijakan yang tepat untuk masa depan bangsa butuh proses dan tidak langsung populer seketika, namun harus berani diambil demi kemaslahatan rakyat," tutur Sugiat.

Baca juga: Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun, Qodari: Presiden Akan Evaluasi

Oleh karena itu, Sugiat menilai naik atau turunnya suatu hasil survei tidak dapat dilepaskan dari proses penataan kebijakan yang sedang berlangsung.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, pemerintah saat ini masih membangun fondasi agar program-program prioritas dapat berjalan secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arema FC Berpotensi Melawan Persebaya Surabaya di Semifinal Piala Presiden 2026
• 10 jam lalubola.com
thumb
Bareskrim Identifikasi Sindikat Jaringan Penyelundupan Narkoba Libatkan Pilot
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sekjen PBB Sebut Konflik Teluk Berubah Menjadi Ancaman Stabilitas Global
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Letusan Gunung yang Bikin Suhu Bumi Turun hingga 2 Tahun
• 3 jam laludetik.com
thumb
3 HP Murah dengan Sinyal Kuat dan Baterai Besar, Solusi Praktis bagi Petani di Daerah Pedesaan
• 18 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.